JAGOSATU.COM - Penyanyi dan penulis lagu berbakat asal Korea Selatan, Kim Na Hee, menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (8/11) lalu, meninggalkan dunia ini di usia yang masih begitu muda, 24 tahun.
Hari ini (10/11), para penggemar dan pihak terkait bersiap untuk mengantar sang musisi dalam pemakaman yang dijadwalkan akan berlangsung di aula Pemakaman Pusat Pyeongtak, Gyeonggi.
Sebelum kepergiannya, Kim Na Hee sempat membagikan sebuah potret bersama anjing kesayangannya di akun Instagram pribadinya pada 6 November, hanya dua hari sebelum peristiwa yang mengguncangkan banyak orang.
Meski berita kematian Nahee telah mencuat, penyebab pastinya masih menjadi misteri.
Baik pihak agensi maupun keluarga belum memberikan keterangan resmi mengenai faktor penyebab meninggalnya musisi muda ini.
Nahee, seorang musisi indie, memulai debutnya pada tahun 2019 dengan single perdana berjudul 'Blue City' dan terus aktif mengembangkan karyanya sebagai penyanyi dan penulis lagu dengan variasi genre musik.
Suaranya yang indah terkenal melalui sejumlah cover lagu yang diunggah di kanal YouTube pribadinya.
Pada tahun 2020, Nahee menandatangani kontrak dengan agensi Mun Hwa sebagai penyanyi, penulis lagu, dan produser.
Prestasinya tercatat dengan 15 kredit sebagai penulis lagu yang terdaftar di Korean Music Copyright Association atau KOMCA.
Salah satu momen puncak perjalanan musiknya adalah pada bulan Juli tahun ini, ketika Nahee merilis lagu 'Rose' dengan sentuhan musik elektronik yang mendalam, menyampaikan ekspresi cintanya kepada para penggemar.
Ketika itu, Nahee menggambarkan lagu tersebut sebagai bunga indah yang mampu menyentuh hati.
Berita tiba-tiba meninggalnya Nahee menggemparkan penggemar dan komunitas musik.
Kolom komentar pada postingan terakhirnya dipenuhi dengan ungkapan belasungkawa dan kekagetan atas kehilangan musisi berbakat ini.
Sebuah warga net menulis, "Ini gila. Istirahatlah dengan tenang, cantik," sementara yang lain menambahkan, "Ini sangat menyedihkan.
Aku benar-benar menangis mengetahui anjing itu akan sangat merindukanmu, bidadari manis. Beristirahatlah dalam damai." (jpg)
Editor : Tina Mamangkey