Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Korban Penggelapan Rp 1,2 Miliar Terapis Spa di Surabaya Bantah Ada Hubungan Spesial

A
Kasus Penggelapan Terapis Spa Rp 1,2 Miliar di Surabaya, Korban Bantah Ada Hubungan Spesial
Kasus Penggelapan Terapis Spa Rp 1,2 Miliar di Surabaya, Korban Bantah Ada Hubungan Spesial

Advertisement

Sidang kasus dugaan penggelapan uang milik pelanggan senilai Rp 1,2 miliar, yang menyeret seorang terapis spa di daerah Dukuh Pakis, Surabaya, terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam persidangan terbaru yang digelar di Ruang Sari 2 pada Rabu (10/6), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi kunci.

Dua saksi yang dihadirkan adalah korban penggelapan, Tonny Soegiono, dan Lia Gunawan, seorang Front Office dari salah satu hotel di Surabaya.

Advertisement

Keterangan dari kedua saksi ini diharapkan dapat memperjelas duduk perkara kasus yang menarik perhatian publik tersebut.

Di hadapan majelis hakim, Tonny Soegiono mengaku sudah mengenal terdakwa, Nur Hasannah, sejak lama.

Pertemuan pertama keduanya terjadi di sebuah tempat spa yang berlokasi di kawasan Jalan HR Muhammad, Pradah Kalikensal, Dukuh Pakis.

Advertisement

“Kami kenal jauh sebelum 2024.

Saya ke spa (di kawasan Jalan HR Muhammad) tidak sering, tetapi beberapa kali memang sama dia (terdakwa kalau ke spa),” ujar Tonny saat ditanya oleh JPU, Hasanudin Tandilolo, seperti dilansir dari Jawa Pos.

Tonny juga tidak menampik bahwa kartu ATM beserta ponselnya kerap dititipkan kepada terdakwa.

Hal ini terutama terjadi saat mereka keluar untuk makan bersama.

Advertisement

Artikel Terkait

Borneo FC Tunjuk Mauro Jeronimo, Eks Pelatih Benfica U-15, Arungi Musim 2026-2027

Borneo FC Tunjuk Mauro Jeronimo, Eks Pelatih Benfica U-15, Arungi Musim 2026-2027

Borneo FC Samarinda resmi menunjuk Mauro Jeronimo sebagai pelatih kepala untuk musim 2026-2027, membawa pengalaman dari Benfica U-15 dan kompetisi Asia Tenggara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer