Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Jamu Siap Ditetapkan sebagai Warisan Budaya UNESCO

Tina Mamangkey • 2023-11-17 13:38:04
Jamu sudah ditetapk sebagai warisan budaya oleh Unesco. (ANTARA)
Jamu sudah ditetapk sebagai warisan budaya oleh Unesco. (ANTARA)

JAGOSATU.COM - Jamu, ramuan khas Indonesia, akan segera meraih pengakuan sebagai warisan budaya dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), seperti yang diungkapkan oleh Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

"Dalam bocoran sedikit ini, jamu akan ditetapkan tahun ini sebagai Warisan Budaya Tak Benda atau Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity oleh UNESCO,” ungkapnya di Jakarta pada Kamis malam (16/11), seperti dilaporkan oleh ANTARA.

Kabar ini merupakan berita baik, mengingat bahwa sejak 7 April 2022, jamu telah terdaftar dalam kategori WBTB bersama dengan enam nominasi lainnya.

Namun, meskipun kabar baik, Hilmar tidak memberikan rincian tentang tanggal resmi pengumuman pengakuan tersebut.

Dia hanya memastikan bahwa pengumuman akan dilakukan dalam tahun ini, walaupun pergantian tahun tinggal sebulan setengah lagi.

Hilmar menegaskan bahwa gelar WBTB tidak hanya diberikan untuk jamu dari satu daerah di Indonesia, melainkan untuk minuman jamu dari seluruh penjuru daerah.

Hal ini terutama berkaitan dengan keahlian masyarakat Indonesia dalam meracik jamu.

Meskipun jamu hanya berupa minuman tradisional, perlakuan terhadapnya seharusnya sejajar dengan budaya lainnya.

Dilihat dari sejarahnya, jamu merupakan ramuan tradisional yang telah digunakan selama ribuan tahun, diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, dan harus dijaga kelestariannya.

Sebagai warisan leluhur, jamu dianggap sebagai saksi sejarah perkembangan masyarakat yang kompleks.

Jamu bukan hanya menjadi bagian dari peradaban masyarakat, tetapi juga menjadi alat untuk menjaga kesehatan, terutama melalui praktik konsumsi jamu yang bersifat preventif dan promotif, dikenal sebagai Budaya Sehat Jamu.

"Yang ditetapkan sebagai warisan itu adalah kemampuan masyarakat untuk menciptakan itu, jadi bukan produknya atau bendanya, tapi keahlian orang meracik, meramu, dan itu tentu ada berbagai teknik yang digunakan, itu yang didaftarkan, pengetahuannya yang didaftarkan bukan produknya,” jelas Hilmar.

Hilmar juga berbagi rencana terkait tenun Indonesia yang akan diajukan sebagai WBTB.

Tenun akan menyusul batik yang telah mendapatkan pengakuan tersebut sejak tahun 2009.

Hilmar menyebut bahwa upaya untuk mendaftarkan tenun, baik tenun Nusantara secara keseluruhan atau hanya dari Nusa Tenggara Timur (NTT), masih dalam proses riset dan penyusunan laporan.

"Mudah-mudahan harapannya tenun Nusantara secara keseluruhan,” tutup Hilmar. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#jamu #unesco