JAGOSATU.COM - Anda mungkin telah mengalami bahwa ketika udara dingin, Anda cenderung lebih sering buang air kecil dari biasanya.
Apakah ini merupakan hal yang normal, atau mungkin ada sesuatu yang salah dengan tubuh Anda? Ternyata, ada penjelasan ilmiah yang menjelaskan fenomena ini.
Fenomena tersebut dikenal sebagai cold diuresis. Untuk memperoleh pemahaman lebih lanjut tentang fenomena ini, simak ulasan yang dilaporkan pada situs resmi Arkansas Urology pada Rabu (7/2) berikut ini.
Cold diuresis dan penyebab sering buang air kecil saat udara dingin
Penyebab di balik seringnya buang air kecil saat udara dingin adalah fenomena yang disebut cold diuresis.
Cold diuresis merupakan kondisi di mana tubuh menghasilkan lebih banyak urine saat terpapar suhu dingin.
Hal ini terjadi karena tubuh berupaya menjaga suhu inti agar tetap hangat dan stabil.
Ketika udara dingin, pembuluh darah di kulit akan menyempit (vasokonstriksi) untuk mengurangi kehilangan panas.
Sebagai akibatnya, tekanan darah di dalam tubuh meningkat karena ada peningkatan aliran darah yang dipompa ke organ-organ vital.
Untuk menurunkan tekanan darah, ginjal akan bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan cairan dari darah dan mengeluarkannya sebagai urine.
Inilah alasan mengapa Anda menjadi lebih sering buang air kecil saat udara dingin.
Apakah cold diuresis berbahaya?
Cold diuresis adalah mekanisme adaptasi tubuh yang normal dan tidak berbahaya, asalkan Anda tetap terhidrasi dengan baik.
Namun, jika Anda mengeluarkan terlalu banyak urine dan tidak menggantinya dengan minum air yang cukup, Anda dapat mengalami dehidrasi.
Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti sakit kepala, pusing, kelelahan, kulit kering, bibir pecah-pecah, mata cekung, dan denyut jantung yang cepat.
Jika tidak segera ditangani, dehidrasi dapat berakibat fatal.
Selain itu, cold diuresis juga dapat menjadi tanda adanya penyakit tertentu, seperti diabetes, infeksi saluran kemih, atau gangguan ginjal.
Jika Anda mengalami gejala lainnya, seperti rasa haus yang berlebihan, penurunan berat badan, sensasi terbakar saat buang air kecil, atau urine berwarna gelap, segera konsultasikan dengan dokter.
Bagaimana cara mengatasi cold diuresis?
Menurut Arkansas Urology, solusi untuk mengatasi cold diuresis dapat dilakukan dengan cara-cara berikut:
- Mengenakan pakaian yang hangat dan sesuai dengan cuaca. Gunakan lapisan pakaian yang dapat mengisolasi panas tubuh, seperti wol, fleece, atau sintetis. Hindari bahan yang mudah basah, seperti katun.
- Mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh, seperti jahe, kayu manis, cabai, kopi, atau teh. Hindari minuman yang mengandung alkohol, karena alkohol dapat memperluas pembuluh darah dan meningkatkan kehilangan panas.
- Berolahraga secara teratur untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menghangatkan tubuh. Namun, jangan berolahraga terlalu berat atau terlalu lama, karena bisa menyebabkan dehidrasi dan hipotermia.
- Minum air putih yang cukup untuk mengganti cairan yang hilang saat buang air kecil. Anda bisa menambahkan sedikit garam atau gula ke dalam air untuk membantu tubuh menyerap cairan lebih baik.
Itulah artikel tentang mengapa saat udara dingin kita jadi sering buang air kecil.
Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih telah membaca. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey