Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Jangan Bikin Lantai Dapur Lebih Rendah dari Ruang Lainnya, Ini Risikonya

Hairil Paputungan • 2026-01-04 14:31:17
Photo
Photo

Jangan Bikin Lantai Dapur

Lebih Rendah dari Ruang

Lainnya, Ini Risikonya

 


JAGOSATU.COM - Banyak orang beranggapan, lantai dapur harus lebih rendah dibanding lantai ruangan lain di rumah. Anggapan ini sebetulnya keliru. Apalagi jika kontur tanah rumah itu memang rata. Maka tidak seharusnya lantai dapur dibikin lebih rendah dibanding ruang keluarga, misalnya.  

Apabila kontur tanah memang rada miring, usahakan dibuat rata agar tidak menimbulkan kesan seolah lantai dapur harus terletak di tempat yang lebih rendah.

Namun, beberapa orang ada yang percaya bahwa lantai dapur lebih rendah dari area utama rumah dianggap baik dalam feng shui.

Feng Shui adalah seni China kuno yang mengatur segala sesuatu di dalam ruangan sedemikian rupa untuk menciptakan aliran energi yang baik dan seimbang. Terkadang disebut geomansi. Ilmu ini berfokus pada bagaimana "qi", energi kehidupan, mengalir melalui suatu ruangan.
Gambaran lantai dapur lebih rendah dari area utama rumah seperti dapur di rumah film animasi Malaysia, Upin & Ipin, juga menguatkan kesan bahwa dapur memang harus di bawah ruang lainnya. Khusus  rumah panggung, dapurnya seringkali kita temui berada di belakang dan lokasinya paling bawah. Dihubungkan dengan tangga ke ruang utama lainnya.

Nah, ternyata anggapan bahwa lantai dapur yang lebih rendah dapat bawa hal baik, tidaklah benar. Ahli feng shui sekaligus Dosen Ilmu Feng Shui dan Arsitektur Universitas Tarumanegara Sidhi Wiguna, menyarankan justru lantai dapur harus sejajar dengan lantai area lain di rumah, bukan lebih rendah atau lebih tinggi.
Alasannya amat simpel. Nanti menyulitkan Anda bergerak dari ruang dapur ke ruang makan atau ruang tamu dan lainnya. Yaitu, berisiko terjatuh, tersandung, dan susah ketika membawa makanan.

"Mau lebih rendah maupun lebih tinggi itu tidak ideal. Anda bayangkan, masak yang kuah-kuah terus pas mau bawa ke meja makan, tersandung anak tangga dan atau undakan, lalu jatuh. Maka, idealnya dapur dan ruang makan itu di level lantai yang sama ya," jelas Sidhi, akhir pekan lalu.

Dalam buku Hongsui & Arsitektur karya Ronal Hikari, juga menyatakan hal serupa. Lantai dapur tidak boleh lebih rendah dibanding ruang makan dan ruang tamu. Konon, penghuninya akan kesulitan mendapatkan kemakmuran karena 'turun' ke dapur setiap hari. Hal ini mengartikan seseorang meluncur ke bawah tangga ekonominya.
Ukuran ini jauh lebih logis ketimbang merujuk pada masalah klenik yang kurang masuk akal sehat. Ini semata-mata soal ideal dan tidak ideal, soal kemudahan dan keselamatan Anda saat beraktivitas dalam rumah.

Jika lantai rumah semua ruangan rata, maka dipastikan Anda tak akan kesulitan bergerak ke mana-pun dalam rumah. Termasuk ke area dapur. Dianggap tempat yang harus steril dari pandangan luar, kini malah banyak dapur terletak di tengah-tengah ruangan. Beberapa bahkan bergandengan dengan ruang keluarga.

Ini pertanda semakin besar pemahaman logika masyarakat tentang kepraktisan dalam membangun rumah termasuk memperhatikan kontur lantainya.

Semoga bermanfaat.(dro/dth/dbs)

Editor : Hairil Paputungan
#dapur rumah modern