Ditarget Tuntas 2027, MORR III Terancam Molor Lagi, Terkendala Masalah Klasik, Pembebasan Lahan

JAGOSATU.COM - Penuntasan proyek MORR III (Manado Outer Ring Road III) yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) hampir dipastikan molor. Meski begitu saat ini BPJN Sulut tengah fokus pada percepatan pembangunan Tahap IV sepanjang 2,6 kilometer agar target ampung pada tahun 2027 bisa terwujud.
Jalan lingkar sepanjang total 11,39 kilometer ini dirancang menghubungkan wilayah Kalasey, ujung Malalayang II hingga ke Winangun. Proyek ini diharapkan memangkas waktu tempuh Manado–Minahasa dari 1 jam menjadi hanya 15 menit. Juga diproyeksi mengurai kemacetan di pusat kota Manado.
Kasatker PJN Wilayah I BPJN Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo, mengatakan proyek MORR III sekarang memasuki tahap IV. Panjang jalan yang digarap 2,6 km dengan anggaran sekira Rp94 miliar.
"Kontrak kerja sudah dimulai sejak 15 Agustus 2025 dan pengerjaan pengaspalan dari arah Malalayang diharapkan bisa selesai sesuai target," terang Ringgo di Airmadidi dua hari lalu.
Hanya saja ia khawatir Proyek MORR III Tahap IV bisa terkendala penyelesaian pembebasan lahan oleh pemerintah daerah.
"Tapi kami menyiasati pengerjaan proyek MORR III secara acak. Artinya dimana lahan yang sudah dibebaskan, langsung kami lakukan pengaspalan," terang Ringgo.
Ia mengakui kendala utama proyek MORR III adalah belum tuntasnya pembebasan sejumlah bidang lahan. Itulah sebabnya proyek ini tidak berjalan sesuai proyeksi. "Tapi Kkami tetap berharap tidak molor dan bisa rampung pada tahun 2027 mendatang," tegasnya.(aji pramono)
