Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Digagas Sejak 2003, Dewan Pendidikan Nasional resmi dibentuk

P

PENGUATAN KARAKTER: Abdul Mu’ti (tengah) bersama anggota Dewan Pendidikan Nasional yang resmi dilantik pada Jumat (13/3).
PENGUATAN KARAKTER: Abdul Mu’ti (tengah) bersama anggota Dewan Pendidikan Nasional yang resmi dilantik pada Jumat (13/3).


Advertisement

 

JAKARTA - Undang-Undang 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mengamanahkan pembentukan Dewan Pendidikan Nasional. Selama 23 tahun, Dewan Pendidikan Nasional akhirnya dibentuk. Dilantik langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

Penamaan Dewan Pendidikan Nasional itu menyesuaikan dengan nomenklatur Kemendikdasmen sehingga bernama Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah. Jajaran anggota dewan periode 2026–2031 itu diisi sejumlah tokoh pendidikan, di antaranya Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi. Saat pelantikan, Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Dewan Pendidikan Nasional. “Kami mengetahui dengan baik bagaimana integritas, kapasitas, dan dedikasi bapak dan ibu sekalian dalam memajukan pendidikan di tanah air,” kata Mu’ti dalam keterangannya (15/3). Dia menjelaskan bahwa pembentukan Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan sejarah baru.

Advertisement

 

Pembentukan dewan ini juga sejalan dengan amanat UU 20/2003 tentang Sisdiknas. Mu’ti menyampaikan Kemendikdasmen saat ini mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk terus memajukan pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Fokus tersebut di antaranya penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan.

Selain itu peningkatan kompetensi di bidang science, technology, engineering, dan mathematic (STEM). Upaya ini bertujuan membekali generasi muda dengan kemampuan yang relevan menghadapi masa depan. “Kami memiliki visi Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Bapak Presiden,” tuturnya. Menurut Mu’ti kehadiran Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki peran penting, yaitu sebagai mitra strategis Kementerian dalam memberikan berbagai masukan, kritik, dan saran yang konstruktif. (wan/bas/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer