Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pameran Luar Negeri Dongkrak Ekspor IKM Kerajinan

P

NILAI KEARIFAN LOKAL: Produk kerajinan di Pasar Rakyat Denpasar, Bali. Sektor kerajinan memiliki potensi besar berkembang karena didukung kekayaan budaya hingga ketersediaan bahan baku yang melimpah.
NILAI KEARIFAN LOKAL: Produk kerajinan di Pasar Rakyat Denpasar, Bali. Sektor kerajinan memiliki potensi besar berkembang karena didukung kekayaan budaya hingga ketersediaan bahan baku yang melimpah.


Advertisement

JAKARTA – Produk kerajinan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Indonesia semakin menembus pasar internasional. Partisipasi dalam pameran kerajinan di luar negeri berhasil menghasilkan transaksi ekspor senilai Rp 1,83 miliar.

"Partisipasi IKM dalam pameran internasional menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan produk kerajinan Indonesia ke pasar global serta memperluas jaringan bisnis dengan buyer dari berbagai negara," ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita.

 

Advertisement

Melalui program tersebut, sejumlah IKM binaan Kemenperin berhasil menjalin kerja sama bisnis dengan pembeli dari luar negeri. Produk yang dipamerkan antara lain kerajinan berbahan alami yang mengangkat nilai kearifan lokal. Selain membuka peluang transaksi ekspor, keikutsertaan dalam pameran global juga memberi kesempatan bagi pelaku IKM untuk mempelajari tren pasar internasional. "Pelaku usaha dapat memahami kebutuhan konsumen global sekaligus meningkatkan kualitas produk, desain, hingga standar produksi agar lebih kompetitif," tuturnya.

 

Reni menilai sektor kerajinan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Hal tersebut didukung oleh kekayaan budaya, kreativitas perajin, serta ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah terus memberikan pendampingan kepada pelaku IKM agar mampu meningkatkan daya saing di pasar global.

Advertisement

 

 

Program pembinaan tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, penguatan desain, pengembangan kemasan, hingga fasilitasi promosi di tingkat internasional. "Kami ingin IKM kerajinan tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu memperluas penetrasi ekspor," imbuhnya. (agf/dio/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

FPSL merupakan sarana melestarikan budaya, serta peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM serta Ekraf.

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah mulai menyiapkan fondasi untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dalam dua tahun ke depan. Pada 2027, ekonomi nasional dipatok tumbuh di kisaran 5,8-6,5 persen sebagai tahap awal menuju....

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Pemerintah memperketat tata kelola perdagangan digital di tengah pertumbuhan pesat industri e-commerce nasional. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer