Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siaga Arus Balik Pelabuhan Ketapang Diperpanjang

P

MENUNGGU GILIRAN: Ratusan pengendara sepeda motor antre masuk Pelabuhan Ketapang kemarin (29/3).
MENUNGGU GILIRAN: Ratusan pengendara sepeda motor antre masuk Pelabuhan Ketapang kemarin (29/3).


Advertisement

BANYUWANGI – Arus balik Lebaran di wilayah Jatim telah memasuki fase puncaknya kemarin (29/3). Meski demikian, lalu lalang para pemudik masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, terutama melalui jalur penyeberangan Jawa—Bali.

Kemarin, puncak arus balik Lebaran sudah terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Ribuan kendaraan roda empat dan roda dua silih berganti menyeberang sejak pagi hingga malam. Kepadatan juga terjadi di dua sisi jalan menuju pelabuhan.

Agam, 31, pria asal Jogjakarta, mengatakan membutuhkan waktu dua jam dari titik awal kemacetan hingga ke pelabuhan. "Kalau sudah masuk pelabuhan tidak lama, tidak sampai satu jam sudah masuk kapal. Yang padat di luar," ujarnya.

Advertisement

 

Untuk mengurai kepadatan, beberapa kapal yang beroperasi di dermaga ponton, termasuk KMP Potre Koneng dan KMP Prathita, dioperasikan untuk mengangkut kendaraan roda dua.

Meski kepadatan begitu terasa di Ketapang, hingga kemarin (29/3) baru 52 persen pemudik yang telah kembali ke Bali. "Sebanyak 52 persen pemudik telah diseberangkan sejak H+1 hingga H+8. Meningkat sekitar 4–6 persen dibanding tahun lalu," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang Arief Eko.

Advertisement

Karena masih banyak pemudik yang belum kembali, Arief mengatakan bahwa ASDP memperpanjang masa siaga untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. "Kemungkinan kami siagakan sampai 5 April. Karena 3 April ada libur nasional. Jadi kita antisipasi yang belum kembali ke Bali," terangnya.

 

 

Jalur Darat

Puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati selama akhir pekan lalu. Tak hanya di jalur arteri, tetapi juga di jalur tol di seluruh penjuru Jatim.

Seperti di Tol Surabaya—Gempol. Selama masa arus mudik-balik Lebaran, total 435.357 kendaraan melintasi ruas tol ini. "Terjadi kenaikan 11,37 persen dibandingkan lalu lintas normal, atau naik 6,74 persen dibandingkan arus balik tahun lalu," kata Senior Manager Representative Office 3 PT Jasa Marga Transjawa Tol Ruas Surabaya—Gempol Agus Susilo kemarin (29/3).

Sementara itu, setelah dibuka fungsional, Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending—Besuki resmi ditutup lagi mulai hari ini (30/3). Selanjutnya, tol tersebut kembali melanjutkan fase konstruksi. (ian/fre/sgt/ris)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer