Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mentan Amran Buka Ruang Dialog Petani Papua, Kementan Siap Perkuat Pangan dan Perkebun

C
Mentan Amran menegaskan bahwa Papua memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Mentan Amran menegaskan bahwa Papua memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Advertisement

JAGOSATU-Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memenuhi berbagai aspirasi yang disampaikan ratusan petani Papua bersama kepala daerah dalam Rapat Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Kamis (11/6/2026). Berbagai usulan yang disampaikan, mulai dari tambahan cetak sawah hingga pengembangan komoditas unggulan seperti kelapa, pala, kakao, dan kopi, langsung mendapat respons dan dukungan dari pemerintah sebagai bagian dari upaya mempercepat swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Forum yang dihadiri ratusan petani, penyuluh, tokoh masyarakat, gubernur, dan bupati dari berbagai wilayah Papua tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi pembangunan pertanian secara langsung kepada pemerintah pusat. Sejumlah kebutuhan yang selama ini menjadi harapan masyarakat mendapat persetujuan langsung dari Mentan Amran, mulai dari perluasan areal tanam hingga pengembangan komoditas perkebunan unggulan daerah.

Mentan Amran menegaskan bahwa Papua memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional. Karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar sektor pertanian Papua berkembang lebih cepat dan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Advertisement

“Kami ingin Papua mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Mau padi, sagu, ubi maupun komoditas lainnya, semuanya tersedia dan berkembang di Papua sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat,” ujar Mentan Amran.

Menurutnya, pembangunan pertanian di Papua tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga bertujuan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Salah satu aspirasi yang mendapat respons langsung berasal dari Kabupaten Sarmi. Pemerintah daerah setempat mengusulkan tambahan pengembangan kelapa untuk mendukung potensi perkebunan rakyat yang terus berkembang. Menanggapi usulan tersebut, Mentan Amran langsung menyetujui tambahan pengembangan kelapa seluas 250 hektare.

Advertisement

Dukungan serupa juga diberikan kepada Kabupaten Fakfak yang dikenal sebagai salah satu sentra pala nasional. Untuk memperkuat posisi Fakfak sebagai daerah penghasil pala, Mentan Amran menyetujui tambahan pengembangan pala seluas 500 hektare. Selain itu, Kementerian Pertanian juga memberikan tambahan pengembangan kelapa seluas 100 hektare guna mendukung kebutuhan masyarakat pesisir dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Mentan Amran mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong pengembangan komoditas unggulan yang telah menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Papua. Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan yang harus diperkuat agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani.

“Kita ingin potensi yang dimiliki Papua berkembang maksimal. Karena itu, komoditas unggulan yang sudah menjadi kekuatan daerah harus terus diperkuat agar memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Selain pengembangan komoditas perkebunan, pemerintah juga terus memperluas program cetak sawah sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional. Hingga saat ini, total pengembangan cetak sawah di Papua telah mencapai sekitar 80 ribu hektare dalam dua tahun terakhir dan menjadi salah satu program terbesar pembangunan pertanian di kawasan timur Indonesia.

Advertisement
Editor : Clavel Lukas

Artikel Terkait

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Mentan Amran: Beras Tidak Lagi Jadi Penyumbang Inflasi Utama, Pangan Nasional Aman

Mentan Amran: Beras Tidak Lagi Jadi Penyumbang Inflasi Utama, Pangan Nasional Aman

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan capaian tersebut menunjukkan produksi pangan nasional semakin kuat dan mampu menjaga stabilitas harga di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

Mentan Amran Dorong Klaster Kakao, Kopi, Tebu hingga Bawang Putih Berbasis Riset BRIN

Mentan Amran Dorong Klaster Kakao, Kopi, Tebu hingga Bawang Putih Berbasis Riset BRIN

Mentan Amran juga menjelaskan bahwa pengembangan komoditas akan dilakukan berdasarkan keunggulan komparatif masing-masing daerah. Untuk bawang putih misalnya, pengembangan akan difokuskan di wilayah yang memiliki agrokli

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer