Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muswil X KAHMI Sulut, Agenda Merawat Indonesia dari Beranda Pasifik

H
Dr Fadly Tantu (foto:dok)
Dr Fadly Tantu (foto:dok)

Advertisement

(Elit Muda NU dan Muhammadiyah Menyatu di KAHMI)

Oleh: Dr. Ir. Fadly Y. Tantu, M.Si.

Ketua Umum HMI Cabang Manado periode 1989-1990

Advertisement

Saat ini sebagai Dosen pada Program Studi Sumber Daya Akuatik,

Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah

JAGOSATU.COM - Lebih dari tiga puluh tahun lalu, ketika masih menjadi aktivis HMI di Manado, saya sering berada dalam ruang-ruang diskusi yang dipenuhi optimisme tentang masa depan Sulawesi Utara. Kami berbicara tentang Pelabuhan Bitung, tentang industri perikanan yang terus tumbuh, tentang kelapa yang hasilnya menembus pasar dunia, tentang pengembangan pariwisata dan banyak lagi tentang mimpi menjadikan Sulawesi Utara sebagai gerbang Indonesia ke kawasan Pasifik.

Advertisement

 

Hari ini, setelah lebih dari tiga dekade berlalu, saya menemukan bahwa pertanyaan yang kami diskusikan saat itu ternyata masih tetap relevan: mengapa daerah yang begitu kaya sumber daya ini belum sepenuhnya menjelma menjadi kekuatan ekonomi besar sebagaimana yang pernah kita bayangkan?

 

Tema Musyawarah Wilayah (Muswil) X KAHMI Sulawesi Utara, “Partisipasi Peran KAHMI Dorong Kedaulatan Ekonomi Sulut Melaju,” mengingatkan saya pada percakapan-percakapan lama tersebut. Bedanya, jika dahulu gagasan itu hadir dalam ruang diskusi mahasiswa dan aktivis muda, hari ini tantangan itu hadir di depan mata sebagai sebuah kebutuhan yang mendesak.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer