JALAN tol fungsional Purwomartani-Prambanan dibuka pada kemarin (16/3) sekitar pukul 06.12. Dari pantauan Radar Jogja, sebelum tol dibuka, sudah banyak kendaraan yang mengantre di ruas Jalan Jogja-Solo. Kendaraan yang menunggu masuk ke tol itu juga sempat menimbulkan kepadatan.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah mengatakan, kecepatan kendaraan yang melintas di tol sepanjang 12,225 Km itu dibatasi maksimal 40 Km/jam. Waktu tempuh dari Purwomartani menuju Prambanan berkisar sepuluh menit. Lebih singkat dibandingkan lewat jalan biasa yang durasinya 30-40 menit. "Kami membuka tiga gardu dan telah menyediakan enam mobile reader apabila terjadi kepadatan yang cukup tinggi," ucapnya ditemui di sela-sela pembukaan tol.
Tol dibuka fungsional satu arah sejak pukul 06.00 hingga 18.00. Akses itu berpotensi dibuka lebih lama atau lebih cepat bergantung situasi di lapangan dan evaluasi dari kepolisian terkait manajemen lalu lintas.
Menurut Rudy, tol digunakan khusus untuk golongan I nonbus. Pertimbangannya karena kondisi jalan yang masih belum selesai sempurna seratus persen. "Jadi, perlu dilakukan pembatasan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan," jelasnya.
Baca Juga: Kendaraan Terjebak Macet 20 Km, Pemudik Jalan Kaki Menuju Pelabuhan Gilimanuk
Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at menjelaskan, pihaknya telah merancang rekayasa lalu lintas di jalan Jogja-Solo guna menyambut fungsional tol Purwomartani-Prambanan. Dari 12 titik putar balik, polisi menutup sembilan titik. Tiga titik yang masih dibuka berada di AAU, Telkom, dan Sendangayu. "Ada tiga U-Turn yang digunakan selama pelaksanaan operasi ketupat, tapi hal ini juga situasional melihat kondisi arus. Apabila landai kami buka," katanya. (del/aph/jawa pos)
Editor : Pratama Karamoy