Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arsenal Tak Terbendung di Liga Champions Inter Milan Jadi Korban di Stadion Giuseppe Meazza

T

Pemain Arsenal rayakan gol ke gawang Inter Milan pada pertandingan Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (20/1) waktu setempat.
Pemain Arsenal rayakan gol ke gawang Inter Milan pada pertandingan Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (20/1) waktu setempat.


Advertisement

JAGOSATU.COM - Arsenal melanjutkan performa impresif mereka di Liga Champions musim ini setelah meraih kemenangan penting atas Inter Milan pada pertandingan ketujuh fase liga. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (20/1) waktu setempat, The Gunners tampil efektif dan berhasil mengamankan tiga poin yang memastikan status mereka sebagai tim terbaik di fase liga.

Kemenangan ini membuat Arsenal mencatatkan rekor sempurna dengan tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan Liga Champions. Berdasarkan catatan resmi UEFA yang dilansir Antara, tim asuhan Mikel Arteta kini mengoleksi 21 poin dan tidak terkejar oleh para pesaingnya di klasemen sementara fase liga. Dengan satu laga tersisa, Arsenal telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar sebagai peringkat pertama.

Hasil tersebut menjadi penegasan konsistensi Arsenal di kompetisi elite Eropa. Dalam laga tandang yang tidak mudah, Arsenal mampu menunjukkan kedewasaan permainan, ketajaman lini depan, serta soliditas lini belakang dalam meredam tekanan Inter Milan yang tampil di hadapan pendukung sendiri.

Advertisement

Inter Milan sendiri harus menerima pukulan telak dari kekalahan ini. Nerazzurri kini turun ke peringkat sembilan klasemen fase liga dengan raihan 12 poin dari tujuh pertandingan. Mereka terpaut satu poin dari zona lolos otomatis ke babak 16 besar, sehingga masih harus berjuang keras pada laga terakhir untuk mengamankan tiket fase gugur.

Arsenal membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10. Berawal dari tembakan Jurrien Timber yang memantul di kotak penalti, Gabriel Jesus dengan sigap menyambar bola dan menaklukkan kiper Inter. Gol tersebut menjadi sinyal awal dominasi Arsenal dalam laga ini.

Inter Milan tidak tinggal diam. Tim tuan rumah mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-18 melalui Petar Sucic. Memanfaatkan bola rebound di depan gawang, Sucic sukses mencetak gol dan membuat skor kembali imbang 1-1, sekaligus mengangkat kepercayaan diri Inter.

Advertisement

Setelah gol balasan tersebut, tempo pertandingan meningkat. Arsenal kembali menekan lewat peluang yang diciptakan Eberechi Eze, meski tendangannya masih melebar dari gawang. Di sisi lain, Inter mencoba berbalik unggul melalui Marcus Thuram, namun upayanya belum membuahkan hasil karena bola melambung di atas mistar.

Pertandingan berjalan terbuka dengan jual beli serangan dari kedua tim. Arsenal kembali menunjukkan efektivitas mereka pada menit ke-31. Leandro Trossard mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Gabriel Jesus. Gol kedua Jesus tersebut mengembalikan keunggulan Arsenal menjadi 2-1 hingga jeda babak pertama.

Di babak kedua, Inter Milan berusaha keras mencari gol penyeimbang. Federico Dimarco sempat mendapatkan peluang emas, tetapi tendangannya masih dapat diamankan oleh kiper Arsenal, David Raya, yang tampil solid sepanjang pertandingan. Penampilan Raya menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan Arsenal menjaga keunggulan.

Arsenal akhirnya memastikan kemenangan setelah Viktor Gyokeres mencetak gol tambahan yang mematikan perlawanan Inter. Gol tersebut semakin menegaskan dominasi Arsenal dan membuat Inter kesulitan untuk bangkit di sisa waktu pertandingan.

Kemenangan ini mempertegas status Arsenal sebagai salah satu kandidat kuat juara Liga Champions musim ini. Dengan performa konsisten, lini serang tajam, dan pertahanan yang disiplin, The Gunners kini menjadi ancaman serius bagi tim-tim besar Eropa di fase gugur mendatang.

Advertisement

Artikel Terkait

PSG Lewati Jalan yang Lebih Terjal, Lawan Arsenal dalam Final Liga Champions

PSG Lewati Jalan yang Lebih Terjal, Lawan Arsenal dalam Final Liga Champions

Paris Saint-Germain (PSG) jadi lawan Arsenal dalam final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, 30 Mei mendatang. PSG yang berstatus juara bertahan menghadapi klub yang masih 100 persen unbeaten (tidak terkalahkan)...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer