Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MotoGP Brasil Ada Lagi setelah Dua Dekade, Sirkuit Goiania Jadi Ujian Marquez

P

Pembalap Ducati Marc Marquez akan menjalani GP Brasil di Sirkuit Goiania yang dominan tikungan ke kanan ketimbang tikungan kiri yang sering jadi keunggulannya.
Pembalap Ducati Marc Marquez akan menjalani GP Brasil di Sirkuit Goiania yang dominan tikungan ke kanan ketimbang tikungan kiri yang sering jadi keunggulannya.


Advertisement

MOTOGP di Brasil akhir pekan ini tidak lagi diselenggarakan di Sirkuit Jacarepagua seperti kali terakhir pada 2004. Tetapi di Autodromo Internacional Ayrton Senna atau lebih dikenal sebagai Sirkuit Goiania.

Goiania bukanlah sirkuit baru. Hampir 40 tahun silam, trek yang terletak di negara bagian Goias itu pernah tiga kali menyelenggarakan kelas utama 500cc atau pada 1987, 1988, dan 1989. Bedanya, kini sirkuit telah dimodernisasi, dengan pelapisan ulang aspal dan sedikit penyesuaian layout untuk memenuhi standar keselamatan.

Secara karakteristik, Goiania memiliki kombinasi tikungan cepat dan lintasan lurus, hampir mirip Sirkuit Sepang atau Catalunya. Namun, aspek menentukan lain adalah konfigurasi trek. Sirkuit sepanjang 3,835 km itu memiliki sembilan tikungan kanan dan lima tikungan kiri.

Advertisement

Secara teori, banyaknya tikungan ke kanan itu tidak menguntungkan juara dunia bertahan Marc Marquez. Selama ini, pembalap Ducati itu dikenal dominan di trek dengan banyak tikungan ke kiri, seperti Sachsenring. Dia bisa menang dengan selisih signifikan di sana.

Sebaliknya, di tikungan kanan, Marc tetap kompetitif, tapi tidak lagi dominan. Terutama setelah dia mengalami cedera lengan kanan pada 2020. Selain itu, peningkatan performa Marco Bezzecchi bersama Aprilia membuat Marc tidak lagi jadi satu-satunya unggulan akhir pekan ini.

"Sulit menentukan ekspektasi yang konkret, karena pertama-tama kami harus mengenal lintasannya. Kita tunggu 3-4 balapan untuk melihat posisi kami," ucap Marquez soal performa Ducati jelang balapan di Brasil seperti dikutip dari GPOne.

Advertisement

 

 

Sempat Terkendala Cuaca

Awal pekan ini Goiania diguyur hujan deras dengan curah mencapai 70 mm dalam 24 jam atau setara rata-rata bulanan. Kondisi itu sempat membuat genangan di beberapa titik. Seperti area di tikungan 1, tikungan terakhir, hingga ujung lintasan lurus utama. Terowongan akses paddock juga sempat tidak bisa dilalui setelah terendam air hingga sekitar 20–25 sentimeter.

Beruntung, penyelenggara memastikan air surut dengan cepat berkat sistem drainase. Tetapi, potensi hujan tetap membayangi sepanjang akhir pekan ini. "Kami sudah berada di lintasan sejak pukul 06.00 untuk membersihkan dan semuanya berjalan sebaik mungkin. Sekarang situasinya sudah terkendali," ujar penasihat keselamatan MotoGP, Loris Capirossi.

 

 

Moreira Harapan Tuan Rumah

Sementara itu, perhatian publik tuan rumah tertuju pada pembalap kelahiran Sao Paulo, Diogo Moreira. Pembalap LCR Honda itu menjalani musim debut MotoGP, bertepatan dengan comeback balapan di negerinya. Balapan di kandang menjadi momen yang sudah lama dinantikannya.

"Saya selalu bermimpi balapan di sini, di MotoGP. Tiket sudah habis dan saya rasa kami bisa bekerja dengan bagus. Target saya adalah menjadi rookie of the year," tutur Moreira seperti dilansir dari Globo Esporte. (ka/dns/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil..

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

DI era ketika pembalap MotoGP berlomba membentuk tubuh di gym, Ai Ogura justru menempuh jalan berbeda. Pembalap Trackhouse Aprilia yang baru meraih kemenangan perdana di Assen itu, lebih banyak berlatih di atas motor....

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati akhirnya mewujudkan superteam untuk MotoGP musim depan. Pabrikan asal Italia itu resmi menunjuk Pedro Acosta sebagai tandem Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028. Acosta dipilih bukan sekadar memperkuat....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer