Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bezzecchi-Martin Jadikan Aprilia Sebagai Team To Beat

P

BACK-TO-BACK: Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, telah memenangi dua balapan awal di MotoGP 2026, masing-masing di Thailand dan Brasil. Foto bawah, Bezzecchi (kiri) melaju di depan Jorge Martin.
BACK-TO-BACK: Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, telah memenangi dua balapan awal di MotoGP 2026, masing-masing di Thailand dan Brasil. Foto bawah, Bezzecchi (kiri) melaju di depan Jorge Martin.


Advertisement

 

GOIANIA – Aprilia Racing sukses menyapu bersih kemenangan dalam dua balapan awal MotoGP 2026. Setelah finis terdepan di Sirkuit Buriram, Thailand, awal bulan ini (1/3), pembalap Aprilia Marco Bezzecchi mengulanginya di Autodromo Internacional Ayrton Senna atau Sirkuit Goiania, Brasil, kemarin (23/3).

Bahkan, Aprilia menempatkan dua pembalap andalannya di podium. Bezzecchi diikuti juara dunia 2024, Jorge Martin. Finis 1-2 di Brasil membuat Aprilia jadi team to beat dalam balapan-balapan berikutnya. Yang terdekat adalah MotoGP Amerika Serikat akhir pekan nanti (29/3).

Advertisement

"Sungguh luar biasa. Ini hari yang hebat, race yang hebat pula. Terlebih saat Jumat (sesi kualifikasi), posisi kami sulit. Aku pun tidak berpikir dapat memenangi balapan ini," ucap Bezzecchi seperti dilansir dari GP One.

CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menambahkan, dua podium dalam dua seri di awal musim ini jadi sinyal bagus untuk timnya. "Cara terbaik untuk menuntaskan sampai di akhir musim adalah tetap tenang, rendah hati, dan bekerja dengan cara yang kami ketahui," bebernya.

 

 

Trackhouse Ikut Membantu

Keunggulan mesin Aprilia makin kentara lewat Trackhouse. Tim asal Amerika Serikat yang juga memakai motor Aprilia RS-GP26 itu menempatkan dua pembalapnya, Ai Ogura dan Raul Fernandez, dalam sepuluh besar klasemen pembalap.

Apalagi, balapan berikutnya dihelat di COTA (Circuit of the Americas), Austin. Ogura konsisten finis lima besar dalam dua balapan. Sementara Fernandez sempat podium di Thailand.

"Bukan balapan yang mudah bagi kami, tetapi hasil akhirnya menyenangkan," kata Davide Brivio, team principal Trackhouse.

Berkat bantuan Trackhouse, Aprilia makin nyaman di puncak klasemen konstruktor dengan keunggulan 17 poin (64-47) atas Ducati, pabrikan yang dominan di MotoGP musim lalu.

 

Memotivasi Rekan Setim

Di sisi lain, finis kedua di Goiania memberi sinyal bagi Martin untuk kompetitif musim ini. Di Buriram, Martin mampu finis keempat. Musim lalu, Martin tertatih-tatih bersaing karena bergelut dengan cedera. "Aku ikut senang dengan capaian Martin (di dua balapan awal, Red). Aku pikir dia pembalap yang luar biasa," kata Bezzecchi seperti dilansir Sky Sport Italia. (ren/dns/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil..

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

DI era ketika pembalap MotoGP berlomba membentuk tubuh di gym, Ai Ogura justru menempuh jalan berbeda. Pembalap Trackhouse Aprilia yang baru meraih kemenangan perdana di Assen itu, lebih banyak berlatih di atas motor....

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati akhirnya mewujudkan superteam untuk MotoGP musim depan. Pabrikan asal Italia itu resmi menunjuk Pedro Acosta sebagai tandem Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028. Acosta dipilih bukan sekadar memperkuat....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer