Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marc Marquez Belum Percaya Diri Bicara Gelar Setelah Terjatuh di MotoGP Jerez

P
KESALAHAN FATAL: Momen Marc Marquez mengalami slip saat sprint di Jerez (25/4). Dia kembali terjatuh pada balapan Minggu (26/4).
KESALAHAN FATAL: Momen Marc Marquez mengalami slip saat sprint di Jerez (25/4). Dia kembali terjatuh pada balapan Minggu (26/4).

Advertisement

 

JEREZ - Marc Marquez kembali harus menunda keinginan untuk meraih kemenangan perdana saat race utama di MotoGP musim ini. Dalam balapan terakhir di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (27/4), pembalap Ducati Lenovo itu justru terjatuh di tikungan 11. Padahal, balapan baru berjalan dua lap dan dia masih bersaing di barisan depan.

Dalam empat seri MotoGP yang dilalui, Marc bahkan belum sekalipun mencicipi podium race utama. Paling baik, dia 'hanya' finis di posisi keempat di Sirkuit Goiania, Brasil. Pembalap 33 tahun itu sekarang masih berada di posisi kelima klasemen sementara.

Advertisement

"Saat saya melewati garis finis di lap kedua, saya melihat Alex (Marquez). Saya berkata pada diri sendiri: Hari ini, dia bukan saingan saya. Dia selangkah lebih maju. Pertarungan saya adalah untuk posisi ketiga atau keempat," beber Marquez dikutip dari GPOne.

Ya, Marc sebetulnya tidak berharap muluk di Jerez. Alex Marquez, yang kembali berhasil meraih kemenangan, memang lebih diunggulkan. Namun, hasil yang didapat Marc justru lebih buruk dari perkiraan.

"Tahun lalu saya jatuh di sini karena saya terlalu memaksakan diri. Namun tahun ini, saya mengerem lebih awal. Alasannya tidak jelas, tetapi 90 persen kecelakaan adalah kesalahan pembalap. Jadi, saya pasti telah melakukan sesuatu yang salah," tuturnya.

Advertisement

Belum Nyaman dengan Motor

Lebih lanjut, Marc mengakui jika dia belum sepenuhnya nyaman dengan motor yang dia gunakan. "Saat ini, saya belum merasa seperti tahun lalu. Tahun lalu saya membalap dengan lebih alami, saya selalu berada dalam posisi yang baik dengan motor. Namun tahun ini, saya tidak bisa melakukannya," ujarnya tanpa menyebut kendala yang pasti.

Yang jelas, Marc merasa belum bisa bicara soal gelar juara dunia. "Saat ini, kami belum memiliki level untuk membicarakan gelar juara. Setiap akhir pekan kami kehilangan poin, setiap hari Minggu kami menderita, dan ketika ini terjadi, itu berarti ada sesuatu yang hilang," paparnya.

Meski kecewa dengan hasil di Jerez, tapi Marquez menilai ada hal positif. Setidaknya, motor Ducati masih menunjukkan kecepatan cukup kompetitif. "Besok (Senin kemarin) ada tes, dan kami akan lihat apakah kami bisa meningkatkan feeling dengan motor dan cara saya mengendarainya," katanya. (ka/bas)

KLASEMEN SEMENTARA PEMBALAP MOTOGP

NoPembalapTimPoin
1.Marco BezzecchiAprilia Racing101
2.Jorge MartinAprilia Racing90
3.Fabio Di GiannantonioPertamina Enduro VR4671
4.Pedro AcostaRed Bull KTM Factory66
5.Marc MarquezDucati Lenovo Team57
6.Raul FernandezTrackhouse MotoGP54
7.Alex MarquezBK8 Gresini Racing53
8.Ai OguraTrackhouse MotoGP48
9.Francesco BagnaiaDucati Lenovo Team34
10.Enea BastianiniRed Bull KTM Tech330

 

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil..

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

DI era ketika pembalap MotoGP berlomba membentuk tubuh di gym, Ai Ogura justru menempuh jalan berbeda. Pembalap Trackhouse Aprilia yang baru meraih kemenangan perdana di Assen itu, lebih banyak berlatih di atas motor....

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati akhirnya mewujudkan superteam untuk MotoGP musim depan. Pabrikan asal Italia itu resmi menunjuk Pedro Acosta sebagai tandem Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028. Acosta dipilih bukan sekadar memperkuat....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer