JAGOSATU.COM - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang ditakdirkan menjadi rival abadi.
Ketika Ronaldo mempersembahkan trofi pertama bagi Al Nassr dengan memenangi Arab Club Champions Club pekan lalu (13/8), kemarin (20/8) giliran Messi yang melakukannya bersama Inter Miami.
La Pulga atau Si Kutu –julukan Messi– membawa Inter Miami memenangi Leagues Cup dengan mengalahkan Nashville SC via adu penalti 10-9.
Ini bukan hanya gelar pertama bagi Messi di luar Eropa, tapi juga pertama dalam sejarah The Herons –julukan Inter Miami– sejak berdiri lima tahun lalu.
Laga di Geodis Park, Nashville, itu sekaligus melanjutkan streak mencetak gol Messi bersama Inter Miami menjadi 7 laga dengan menorehkan 10 gol.
Kapten timnas Argentina tersebut kini terlibat dalam 31 gol (22 gol dan 9 umpan gol) dalam laga final format satu laga sepanjang kariernya.
Sepuluh gol itu sekaligus membuat Messi sudah menempati peringkat ketiga top scorer sepanjang masa Inter Miami.
La Pulga ada di belakang Leonardo Campana (16 gol dari 53 laga) dan kompatriotnya, Gonzalo Higuain (29 gol dari 70 laga).
Meski terkesan one man show, Messi membuat gestur berkelas yang menuai banyak pujian sesaat sebelum trofi diangkat.
Dia memanggil kapten Inter Miami sebelumnya, DeAndre Yedlin, untuk mengangkatnya terlebih dahulu. Pada akhirnya, mereka berdua mengangkat trofi tersebut.
”Ketika berbicara tentang Messi, kita membicarakan yang terbaik. Dia datang ke sini untuk meningkatkan performa tim dan dia mewujudkannya,” tutur pelatih Inter Miami Gerardo Martino kepada ESPN.
Pujian pelatih yang juga berasal dari tempat Messi di Rosario, Argentina, itu merujuk pada torehan 44 trofi dalam karier La Pulga.
Gelar Leagues Cup berarti membuat Messi mengungguli koleksi trofi mantan rekan setimnya di FC Barcelona, Dani Alves, yang memiliki 43 trofi.
Messi telah menyamai angka tersebut ketika menjuarai Piala Dunia tahun lalu.
Messi memang nyaris sempurna dalam setiap ajang yang diikutinya. Di timnas dia telah meraih segalanya mulai level junior.
Di Barca Messi juga menyabet semua trofi yang bisa dimenangkan. Satu-satunya ”cacat” dalam karier Messi adalah ketika gagal memenangi Coupe de France dalam dua musim berkostum Paris Saint-Germain.
Setelah Leagues Cup, Inter Miami berlaga dalam semifinal US Open Cup melawan Cincinnati FC pada Kamis (24/8) pagi.
”Semoga ini (gelar Leagues Cup, Red) jadi awal (Inter Miami memenangkan banyak gelar selanjutnya, Red),” bunyi takarir Messi dalam foto selebrasi yang diunggah di Instagram.(jpg)
Editor : Deiby Rotinsulu