Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kisah Lahirnya Ballon d'Or ,dari Penghargaan Lokal Menjadi Trofi Bergengsi yang Diperebutkan Bintang Sepak Bola Dunia

Toar Rotulung • 2025-08-23 14:55:40

Ballon d
Ballon d

JAGOSATU.COM - Ballon d’Or memang selalu menjadi sorotan dunia sepak bola, tidak hanya karena gengsi trofi ini, tetapi juga karena para kandidat yang terlibat di dalamnya. Dari generasi ke generasi, penghargaan ini telah menjadi simbol supremasi individu di dunia sepak bola.

Setelah George Weah mencetak sejarah sebagai pemain non-Eropa pertama yang meraih Ballon d’Or pada 1995, dominasi gelar ini kemudian mulai berpusat pada sejumlah nama besar.

Era 2000-an menghadirkan pergeseran besar. Pemain-pemain dari Amerika Selatan seperti Ronaldinho, Kaká, hingga Rivaldo, ikut mencatatkan nama mereka. Namun, dunia kemudian menyaksikan persaingan fenomenal antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Messi, dengan visi, dribel, dan kreativitasnya, sukses meraih Ballon d’Or sebanyak delapan kali—rekor yang masih belum terpecahkan hingga saat ini.

Sementara itu, Ronaldo, dengan kekuatan, insting mencetak gol, dan profesionalisme tinggi, mengoleksi lima trofi Ballon d’Or. Rivalitas keduanya membuat penghargaan ini selalu dinantikan setiap tahun.

Memasuki era baru, nama-nama muda seperti Kylian Mbappé, Erling Haaland, Jude Bellingham, hingga Lamine Yamal mulai muncul sebagai calon penerus kejayaan Messi dan Ronaldo.

Mbappé, misalnya, telah menjadi finalis Ballon d’Or sejak usia muda berkat kontribusinya bersama PSG dan timnas Prancis.

Haaland mencetak rekor gol di Liga Champions bersama Manchester City, sementara Bellingham menunjukkan performa luar biasa di Real Madrid.

Musim lalu, Rodri mencatat sejarah sebagai pemain pertama Manchester City yang meraih Ballon d’Or.

Keberhasilannya membawa Spanyol meraih prestasi di kancah internasional dan tampil konsisten di klub menjadikannya sosok penting dalam peta sepak bola dunia.

Ballon d’Or sendiri tidak hanya sekadar trofi, tetapi juga simbol dedikasi, konsistensi, dan kemampuan tampil di panggung besar.

Pemilihan pemenang yang kini melibatkan pelatih dan kapten tim nasional FIFA dari seluruh dunia memberi dimensi global yang lebih luas dibanding era awal. Dengan sistem ini, penghargaan menjadi representasi opini global, bukan hanya Eropa.

Kini, menjelang pengumuman Ballon d’Or 2025, para penggemar sepak bola menantikan siapa yang akan menorehkan namanya dalam sejarah.

Apakah Mbappé dengan awal gemilang di Real Madrid? Ataukah Jude Bellingham yang terus berkembang menjadi bintang utama? Atau mungkin muncul kejutan dari pemain muda seperti Lamine Yamal?

Satu hal yang pasti, panggung di Theatre du Chatelet, Paris, akan kembali menjadi saksi lahirnya babak baru dalam perjalanan panjang penghargaan paling prestisius di dunia sepak bola ini.

Editor : Toar Rotulung
#Lionel Messi #Penghargaan #Ballon D'or #Christiano Ronaldo #Sepak Bola