Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MacBook Paling Terjangkau Sepanjang Sejarah Apple Bocor, Pakai Chip Rahasia iPhone?

T
MacBook Murah Apple Siap Hancurkan Pasar Laptop Budget Global!
MacBook Murah Apple Siap Hancurkan Pasar Laptop Budget Global!

Jagosatu.com - Apple, perusahaan teknologi raksasa yang terkenal dengan produk mahalnya, dikabarkan sedang menguji coba MacBook versi super murah yang bisa jadi kejutan besar di pasar laptop dunia.


Advertisement

Rumor ini bukan cuma isapan jempol belaka, karena sudah dilaporkan oleh Mark Gurman dari Bloomberg, yang biasa memberikan informasi akurat tentang Apple.

MacBook yang sedang diuji ini punya kode nama internal J700 dan lagi dalam tahap awal produksi dengan para pemasok komponen di luar negeri, dilansir dari Bloomberg.

Langkah ini dianggap sangat tidak biasa alias jarang banget dilakukan Apple, karena mereka selalu menargetkan pasar premium dengan harga yang tinggi.

Advertisement

Tujuan utama Apple membuat laptop ini adalah untuk merebut pasar laptop murah yang selama ini dikuasai oleh Chromebook Google dan laptop Windows kelas pemula.

Target pembelinya jelas banget, yaitu para pelajar, mahasiswa, dan pengguna yang cuma butuh laptop buat browsing internet, ngetik dokumen, atau editing ringan.

Kabarnya, laptop ini akan dijual dengan harga yang bikin geleng-geleng kepala, yaitu jauh di bawah US$1.000 atau sekitar Rp16 jutaan, menurut Bloomberg.

Advertisement

Bahkan, rumor sebelumnya menyebutkan harga MacBook ini bisa dimulai dari US$599 atau sekitar Rp9 jutaan saja, dilansir dari Phone Arena.

Untuk bisa menekan harga serendah itu, Apple harus melakukan pengorbanan yaitu dengan menggunakan komponen yang nggak secanggih MacBook lainnya, dilansir dari CNET.

Salah satu pengorbanan terbesar adalah di bagian otak laptop alias chipset-nya, di mana MacBook murah ini kabarnya akan pakai chip dari iPhone bukan chip seri M yang biasa dipakai MacBook.

Chip yang kemungkinan besar akan dipakai adalah A18 Pro, yaitu chip yang dipakai di seri iPhone 16 Pro terbaru, menurut analis Ming-Chi Kuo.

Menariknya, hasil uji coba internal Apple menunjukkan bahwa chip iPhone ini ternyata bisa punya performa yang lebih baik daripada chip M1 yang dipakai di MacBook Air lama, dilansir dari The Hindu.

Ini berarti pengguna bakal dapat laptop Apple yang kencang, padahal harganya murah, dan ini adalah pertama kalinya chip iPhone dipakai di Mac.

Layar yang digunakan juga bukan layar canggih Liquid Retina, melainkan layar LCD biasa dengan ukuran sedikit lebih kecil dari MacBook Air 13,6 inci.

MacBook murah ini diprediksi punya ukuran sekitar 12 inci, membuatnya jadi laptop Apple paling kecil dan mudah dibawa-bawa, dilansir dari MacRumors.

Selain itu, laptop ini juga akan hadir dengan desain yang benar-benar baru, bukan cuma menjual kembali model lama dengan harga diskon.

Apple melihat persaingan ketat, terutama di sektor pendidikan, di mana Chromebook sangat dominan karena harganya yang cuma beberapa ratus dolar.

Strategi ini juga bertujuan untuk menggaet para pengguna iPad yang tadinya mau beli iPad plus Magic Keyboard, tapi lebih memilih pengalaman laptop tradisional.

Dengan peluncuran MacBook murah ini, Apple berharap bisa memperluas pangsa pasar komputer pribadi (PC) mereka yang saat ini berada di urutan keempat dunia.

Peluncuran laptop ini diperkirakan akan terjadi pada paruh pertama tahun 2026, jadi kita masih harus sabar menunggu beberapa waktu lagi.

Jika rumor ini benar, kehadiran MacBook murah akan membuat pasar laptop heboh dan memaksa produsen lain untuk ikut menurunkan harga produk mereka.

Para penggemar Apple di seluruh dunia, terutama pelajar dengan budget terbatas, pasti sudah tidak sabar menunggu pengumuman resmi dari Apple.

MacBook murah ini membuktikan bahwa Apple juga ingin memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk merasakan ekosistem Apple yang terkenal canggih dan nyaman.

Ini adalah langkah berani dari Apple yang selama ini selalu identik dengan produk mahal, dan ini bisa mengubah peta persaingan laptop global.

Keputusan Apple ini menunjukkan bahwa mereka serius ingin bersaing di segmen harga terjangkau, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Kita tunggu saja apakah MacBook kode nama J700 ini benar-benar akan menjadi laptop revolusioner dengan harga yang sangat bersahabat.

(DB)

Advertisement
Editor : Toar Rotulung
Sumber : cnet, Bloomberg

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer