Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gemini 3 Rilis! AI Supercerdas Google Ini Bikin Pencarian Jadi ‘Hidup’!

A

Google Gemini 3 resmi rilis tahap preview !
Google Gemini 3 resmi rilis tahap preview !


Advertisement

Jagosatu.com – Google secara resmi meluncurkan Gemini 3, model AI terbaru mereka yang langsung dipasang ke Google Search untuk membantu pengguna mencari informasi dengan cara yang lebih pintar.

Google menyebut Gemini 3 sebagai model AI paling cerdas yang pernah mereka buat.

Model ini langsung muncul di fitur AI Mode di Google Search.

Advertisement

Integrasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan jawaban yang lebih cepat dan lebih masuk akal.

Gemini 3 juga hadir di aplikasi Gemini dengan tampilan baru mirip antarmuka website interaktif.

Salah satu fitur utama adalah Gemini Agent, yaitu agen AI yang bisa mengatur email, membuat jadwal, hingga memesan tiket secara otomatis.

Advertisement

Google juga mengumumkan platform Antigravity, yaitu IDE pintar yang menggunakan Gemini 3 Pro untuk menulis kode.

Model ini mencetak skor tinggi dalam benchmark logika, matematika, dan kemampuan berpikir tingkat lanjut.

Google melakukan pengujian keamanan ekstra untuk mengurangi risiko manipulasi prompt atau penyalahgunaan fitur AI.

Context window Gemini 3 sangat besar sehingga dapat membaca teks panjang dan memahami konteks secara lebih akurat.

Versi “Pro” dan “Ultra” tersedia bagi perusahaan yang membutuhkan kemampuan agen AI lebih kuat.

Google mengatakan Gemini 3 dibuat untuk menjadi mitra berpikir bagi pengguna.

Model ini mampu menampilkan tabel, gambar, dan elemen interaktif lain di dalam aplikasi Gemini.

Gemini 3 juga lebih stabil dalam memberikan jawaban faktual dan menolak informasi berbahaya.

Antigravity memungkinkan agen AI bekerja secara otonom dan menghasilkan file seperti kode, screenshot, dan laporan.

Google menjelaskan bahwa desain Gemini 3 mengikuti prinsip "AI otonom yang tetap bisa diawasi manusia".

Peluncuran Gemini 3 memperketat persaingan Google dengan OpenAI dan Anthropic dalam dunia AI.

Beberapa pihak bisnis optimis karena AI ini bisa meningkatkan produktivitas kerja.

Namun penerbit konten khawatir pengguna semakin mengandalkan jawaban dari AI ketimbang mengunjungi website asli.

Peringatan juga datang dari pimpinan Google yang mengatakan bahwa pengguna tetap perlu memverifikasi jawaban AI.

Peluncuran ini disebut sebagai salah satu langkah terpenting Google untuk membawa AI langsung ke produk sehari-hari.

(J)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : TechCrunch

Artikel Terkait

Mesin Pencari Google Berubah Jadi Otonom, Transisi Terbesar dalam Tiga Dekade

Mesin Pencari Google Berubah Jadi Otonom, Transisi Terbesar dalam Tiga Dekade

Google kembali membuat gebrakan besar. Perusahaan yang didirikan Larry Page dan Sergey Brin itu mengubah mesin pencari Google menjadi sistem akal imitasi (AI) yang otonom (bisa bekerja sendiri). Perubahan ini disebut....

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

LONDON – Laporan terbaru dari Google mengungkap perubahan drastis dalam situasi keamanan siber global. Dalam waktu hanya tiga bulan, praktik peretasan berbasis akal imitasi (AI) berkembang dari ancaman awal menjadi....

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Arah persaingan akal imitasi (AI) global kian bergeser ketika Alphabet Inc., induk Google, menyiapkan investasi hingga 40 miliar dolar AS atau hampir Rp 690 triliun ke Anthropic. Investasi ini menunjukkan bahwa...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer