Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mars Ternyata Punya Petir? Penemuan Baru Ungkap Aktivitas Listrik di Planet Merah Bikin Ilmuwan Kaget

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com - Penemuan baru tentang atmosfer Mars bikin heboh karena ilmuwan menemukan aktivitas listrik yang mirip petir di Planet Merah.

Penelitian ini mengungkap sinyal listrik berbentuk “dengungan” yang berasal dari badai debu di Mars.

Dengungan ini muncul saat butiran debu saling bergesekan dan menghasilkan muatan listrik.

Advertisement

Fenomena tersebut membuat ilmuwan menduga bahwa Mars punya kondisi atmosfer yang lebih dinamis dari dugaan sebelumnya.

Menurut peneliti, aktivitas listrik ini pernah diprediksi tapi belum terbukti jelas hingga penelitian terbaru dilakukan.

Badai debu di Mars memang terkenal ekstrem dan bisa menutupi hampir seluruh planet selama berminggu-minggu.

Advertisement

Dalam kondisi ekstrem itu, gesekan partikel debu disebut bisa menghasilkan listrik statis yang kuat.

Penelitian terbaru menunjukkan adanya pola frekuensi tertentu yang menyerupai pola listrik di badai gurun di Bumi.

Dilansir dari sebuah laporan ilmiah, sinyal listrik ini terdeteksi lewat instrumen pemantau atmosfer yang dipasang pada wahana orbit.

Instrumen itu mampu menangkap getaran elektromagnetik mikro yang tidak bisa dilihat langsung oleh kamera.

Ilmuwan menjelaskan bahwa sinyal tersebut konsisten muncul saat badai debu besar terjadi.

Karena itu, mereka yakin bahwa sumbernya berasal dari gesekan antar partikel debu bermuatan.

Penemuan ini penting karena menunjukkan bahwa cuaca di Mars tidak sepenuhnya “mati” seperti yang sering dibayangkan.

Jika Mars punya aktivitas listrik, artinya ada proses atmosfer yang hidup dan terus berubah.

Hal ini bisa membantu menjelaskan kenapa badai debu di Mars bisa membesar dan menyebar dengan cepat.

Peneliti juga menilai bahwa fenomena listrik bisa memengaruhi misi robotik ke Mars di masa depan.

Muatan listrik statis berpotensi mengganggu instrumen halus pada rover atau drone.

Karena itu, pemahaman tentang aktivitas listrik jadi hal penting sebelum merancang misi manusia ke Mars.

Selain risiko, fenomena ini juga membuka peluang riset baru tentang bagaimana listrik terbentuk di planet kering.

Ilmuwan berharap penelitian lanjutan bisa mengungkap apakah petir Mars bisa benar-benar terlihat sebagai kilatan cahaya.

Jika benar ada petir, Mars bisa punya karakter cuaca yang lebih kompleks dari yang dibayangkan.

Penelitian ini memperkuat pandangan bahwa Mars masih menyimpan banyak misteri besar tentang atmosfernya.

Para ahli menilai bahwa temuan ini hanya permulaan dari banyak kejutan lain tentang cuaca Mars. (J)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : headtopics

Artikel Terkait

Studi Baru Ungkap Penyakit Sapi Gila Bukan Hanya Disebabkan oleh Prion

Studi Baru Ungkap Penyakit Sapi Gila Bukan Hanya Disebabkan oleh Prion

Studi terbaru dari University of Alberta menunjukkan bahwa penyakit sapi gila bisa dipicu oleh endotoksin bakteri, menantang teori prion yang lama berlaku.

Bukan Hanya Panda, Ini Deretan Hewan yang Memiliki Tingkat Kecerdasan Terendah

Bukan Hanya Panda, Ini Deretan Hewan yang Memiliki Tingkat Kecerdasan Terendah

Deretan hewan yang dianggap memiliki kecerdasan rendah berdasarkan pola perilaku dan evolusinya. Simak penjelasan ilmiah mengenai tingkat kognitif satwa tersebut.

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Arah persaingan akal imitasi (AI) global kian bergeser ketika Alphabet Inc., induk Google, menyiapkan investasi hingga 40 miliar dolar AS atau hampir Rp 690 triliun ke Anthropic. Investasi ini menunjukkan bahwa...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer