Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meta Borong Manus Lebih dari Rp30 Triliun, AI Ini Diklaim Kalahkan OpenAI

A

Meta amankan AI Manus yang disebut mampu mengalahkan teknologi OpenAI.
Meta amankan AI Manus yang disebut mampu mengalahkan teknologi OpenAI.


Advertisement

Jagosatu.com - Meta Platforms resmi mengakuisisi startup kecerdasan buatan bernama Manus yang berbasis di Singapura dan tengah ramai dibicarakan di Silicon Valley.

Akuisisi ini diumumkan pada akhir Desember 2025 dan langsung menarik perhatian dunia teknologi global.

Menurut TechCrunch Meta melihat Manus sebagai teknologi kunci untuk mempercepat pengembangan AI yang bisa bekerja secara mandiri.

Advertisement

Manus pertama kali viral setelah merilis video demo yang menunjukkan AI mampu mengerjakan banyak tugas rumit sekaligus.

Dalam video tersebut AI Manus terlihat bisa menyaring pelamar kerja secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Selain itu Manus juga mampu merencanakan liburan mulai dari tiket hingga jadwal perjalanan secara detail.

Advertisement

Tidak hanya itu AI ini bahkan dapat menganalisis portofolio saham untuk membantu pengambilan keputusan investasi.

Teknologi seperti ini disebut agentic AI yaitu AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan tetapi juga melakukan tindakan nyata.

Menurut Reuters Meta ingin fokus mengembangkan agentic AI agar layanannya lebih berguna dalam kehidupan sehari hari.

Nilai akuisisi Manus diperkirakan lebih dari 2 miliar dolar Amerika atau setara lebih dari Rp30 triliun.

Angka tersebut menjadikan Manus salah satu startup AI termahal yang pernah dibeli Meta.

Manus sempat mengklaim bahwa performa AI mereka lebih unggul dibanding OpenAI Deep Research.

Deep Research sendiri adalah fitur OpenAI yang dirancang untuk riset mendalam dan analisis kompleks.

Klaim tersebut memang menimbulkan perdebatan namun tetap berhasil menarik perhatian investor besar.

Menurut Business Insider Meta akan mengintegrasikan teknologi Manus ke dalam Meta AI.

Teknologi ini nantinya berpotensi hadir di WhatsApp Instagram dan Facebook.

Menariknya Manus memiliki latar belakang tim pendiri dan investor awal yang terkait dengan China.

Hal ini membuat Meta mengambil langkah tegas untuk memutus seluruh hubungan Manus dengan China.

Menurut Business Insider langkah ini dilakukan untuk menghindari masalah regulasi dan keamanan data.

Meta juga disebut akan memindahkan seluruh pengembangan inti Manus ke wilayah yang lebih netral.

SiliconANGLE menilai langkah Meta ini sebagai sinyal serius menghadapi persaingan AI global.

Saat ini persaingan AI melibatkan perusahaan besar seperti OpenAI Google dan Anthropic.

Dengan mengakuisisi Manus Meta ingin memastikan tidak tertinggal dalam perlombaan AI masa depan.

Para analis percaya teknologi Manus bisa mengubah Meta AI dari sekadar chatbot menjadi AI pekerja digital.

Jika berhasil Meta berpotensi menghadirkan AI yang benar benar membantu aktivitas harian manusia.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa era AI yang bisa bertindak mandiri sudah semakin dekat. (KT)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : business insider, siliconangle.com, Reuters, TechCrunch

Artikel Terkait

Prancis Larang Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun

Prancis Larang Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun

OpenAI mengungkap sebuah insiden keamanan yang disebut sebagai salah satu kasus pertama ketika sistem AI melakukan tindakan peretasan secara mandiri terhadap perusahaan AI lain. Perusahaan pembuat ChatGPT itu....

AI Milik OpenAI Meretas Mandiri Perusahaan AI Lain

AI Milik OpenAI Meretas Mandiri Perusahaan AI Lain

OpenAI mengungkap sebuah insiden keamanan yang disebut sebagai salah satu kasus pertama ketika sistem AI melakukan tindakan peretasan secara mandiri terhadap perusahaan AI lain. Perusahaan pembuat ChatGPT itu....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer