
JagoSatu.com - Para calo memori di Tiongkok lagi pada kena mental karena harga DDR5 akhirnya anjlok. Di Shenzhen, para pedagang terjebak dengan stok melimpah yang nilainya terus turun tiap jam. Kabar bahagia buat kita yang sering kena harga tinggi.
Situasi di pasar Huaqiangbei makin panas karena para reseller lagi berebut buat cuci gudang. Dilansir oleh VideoCardz.com, harga keping DDR5 16GB yang tadinya $261 kini terjun bebas ke angka $174. Penurunan yang sangat signifikan!
"Bang, harga memori hancur banget. Kita benar-benar terjebak," keluh seorang pedagang dalam video yang viral. Mereka berharap harga bakal naik lagi supaya bisa balik modal, tapi sepertinya harapan itu sangat tipis bagi mereka.
Margin keuntungan yang tipis bikin penurunan harga sedikit saja langsung bikin mereka boncos parah. Begitu harga pasar mendekati modal awal, kepanikan pun pecah. Ini momen "kursi goyang" buat mereka yang telat keluar dari pasar.
Meskipun belum hancur total, ini jadi peringatan keras buat pasar abu-abu. Penurunan harga ritel mulai terasa di Amerika, Eropa, hingga Tiongkok karena rantai pasokan makin stabil. Zaman susah cari komponen PC kayaknya sudah lewat.
Dikutip dari VideoCardz.com, penurunan paling tajam terjadi pada modul pasar sekunder. Ini termasuk komponen daur ulang yang sering dijual di pusat hardware besar. Hati-hati, beli RAM dari calo yang panik bisa berujung Blue Screen.
Menariknya, harga modul IC asli dari produsen besar justru tetap stabil dibanding pasar gelap. Kepanikan ini cuma menyerang mereka yang mencoba memonopoli stok ritel saat harga naik. Stabilitas inilah yang sebenarnya jadi angin segar buat perakit PC.
Para reseller sekarang berlomba menurunkan harga demi menghindari stok yang makin nggak berharga. Dilansir oleh VideoCardz.com, beberapa pedagang bahkan memposting video putus asa dan merasa "terkutuk" karena pasar tiba-tiba berbalik arah melawan strategi mereka.
Koreksi harga ini terjadi setelah berbulan-bulan kelangkaan buatan akibat ulah para penimbun stok. Dikutip dari VideoCardz.com, gelembung itu akhirnya pecah dan pasar mulai kembali memberikan harga yang lebih masuk akal bagi konsumen rata-rata.
Pergeseran tren ini adalah langkah logis setelah volatilitas DDR5 yang sangat panjang. Dilansir oleh VideoCardz.com, kita akhirnya melihat tanda nyata penurunan harga yang menguntungkan builder. DDR5 kini menjadi standar baru yang nggak lagi bikin kantong jebol.


