JAGOSATU.COM - Rumor mengenai desain dari seri iPhone 16 mulai muncul, meskipun seri iPhone 15 baru saja dirilis pada bulan September 2023.
Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah prototipe desain kamera belakang iPhone 16 yang diyakini akan berbeda dari seri iPhone 15.
Menurut laporan dari JawaPos.com yang mengutip dari MacRumors, dalam beberapa bulan terakhir, Apple telah menguji berbagai desain kamera belakang untuk iPhone 16.
Pada akhir Januari 2024, tiga prototipe desain kamera belakang iPhone 16 bocor dan menampilkan tiga desain yang berbeda.
Ketiga desain tersebut memiliki kamera yang ditempatkan secara vertikal, memungkinkan perekaman video spasial untuk digunakan dengan Apple Vision Pro yang baru saja dirilis.
Salah satu dari prototipe tersebut menampilkan desain kamera belakang yang mirip dengan iPhone X, berbentuk memanjang seperti pil.
Sementara dua prototipe lainnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan iPhone 11 series, dengan dua lensa yang ditempatkan secara vertikal.
Pada Selasa (6/1), MacRumors mengungkapkan prototipe terbaru dari desain kamera belakang iPhone 16, yang merupakan kombinasi dari tiga prototipe sebelumnya.
Desain tersebut menampilkan kamera belakang yang menyerupai iPhone X dengan frame berbentuk pil, tetapi dengan dua lensa yang terpisah.
Tonjolan kamera berbentuk pil tersebut menampilkan dua cincin kamera terpisah untuk kamera Wide dan Ultrawide, tanpa mengubah posisi lampu kilat.
Dengan susunan kamera yang vertikal ini, diharapkan Apple akan membawa fitur perekaman video spasial ke iPhone 16 dan iPhone 16 Plus.
Saat ini, iPhone 15 memiliki susunan kamera diagonal dan tidak mendukung perekaman video spasial.
Fitur perekaman video spasial tersebut saat ini hanya tersedia pada model iPhone 15 Pro dan Apple Vision Pro.
Selain itu, serangkaian rumor juga menunjukkan bahwa seri iPhone 16 akan memiliki ukuran layar yang lebih besar, yaitu 6,3 inci dan 6,9 inci.
Dengan sistem operasi iOS 18, iPhone 16 juga diharapkan akan menghadirkan fitur Siri baru yang didukung oleh teknologi kecerdasan buatan generatif yang lebih canggih. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey