Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Waspada! Malware SparkKitty Curi Data dari Foto di HP Android dan iOS

ALengkong • 2025-06-30 16:48:52

Hati-hati! SparkKitty intai galeri ponselmu, curi foto & aset kripto lewat teknologi OCR. Jangan simpan data penting di screenshot!
Hati-hati! SparkKitty intai galeri ponselmu, curi foto & aset kripto lewat teknologi OCR. Jangan simpan data penting di screenshot!
Jagosatu.com- Malware baru bernama SparkKitty telah menghebohkan dunia digital karena kemampuannya mencuri data penting dari ponsel.Para pengguna Android dan iOS kini diimbau lebih waspada terhadap ancaman siber ini.

SparkKitty diketahui mampu mengakses seluruh galeri foto pengguna tanpa sepengetahuan mereka.

Dari galeri tersebut, malware bisa memindai dan mengekstrak informasi penting yang tersimpan dalam bentuk gambar.

Penemuan malware ini pertama kali diumumkan oleh peneliti keamanan siber dari Kaspersky pada Januari 2025.

Salah satu kemampuan berbahaya SparkKitty adalah mencuri recovery phrase dari dompet kripto pengguna.

Recovery phrase yang biasanya berupa kata-kata acak sering disimpan pengguna dalam bentuk screenshot di galeri.

Hal ini membuat data kripto sangat rentan apabila malware berhasil masuk ke perangkat.

SparkKitty menggunakan teknologi OCR (Optical Character Recognition) untuk membaca teks yang ada di dalam foto.

Teknologi OCR memungkinkan malware mendeteksi tulisan penting seperti password atau recovery key dari gambar.

Para ahli menyebut bahwa tindakan ini bisa berujung pada peretasan akun hingga pencurian aset digital.

Tak hanya kripto, malware ini juga bisa digunakan untuk pemerasan jika pelaku menemukan foto sensitif korban.

Beberapa aplikasi yang terinfeksi SparkKitty dikamuflase menyerupai aplikasi resmi untuk mengelabui pengguna.

Tampilan yang menarik dan fitur yang terlihat sah membuat pengguna lengah saat mengunduhnya.

Sekali terpasang, malware ini akan bekerja secara diam-diam di latar belakang sistem.

Kaspersky menyarankan pengguna untuk tidak menyimpan data penting dalam bentuk digital di perangkat.

Alih-alih disimpan sebagai gambar, recovery phrase sebaiknya ditulis di media fisik seperti kertas.

Langkah ini dinilai lebih aman karena tidak dapat diakses secara langsung oleh perangkat lunak jahat.

Pengguna juga diminta memperbarui sistem keamanan ponsel dan hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi.

Waspada terhadap aplikasi mencurigakan adalah kunci untuk menjaga privasi dan keamanan data digital Anda.(LR)

Editor : ALengkong
#malware #Teknologi Canggih