Jagosatu.com - Nvidia dikabarkan tengah menyiapkan chip AI terbaru khusus untuk pasar China.
Chip ini disebut-sebut akan lebih canggih dibanding seri H20 yang sudah ada.
Menurut laporan Reuters, chip baru ini akan berbasis arsitektur Blackwell.
Arsitektur Blackwell adalah teknologi chip terbaru Nvidia yang dirancang untuk efisiensi tinggi.
Chip ini juga dikabarkan akan memiliki desain single-die yang lebih ringkas.
Desain single-die berarti seluruh komponen inti ditempatkan pada satu cetakan chip.
Keunggulan ini membuat performa chip lebih cepat dan hemat daya.
Selain itu, Nvidia juga berencana menambahkan memori berkecepatan tinggi di dalam chip tersebut.
Memori berkecepatan tinggi sangat penting untuk mempercepat proses training model AI.
Chip ini juga diperkirakan akan mendukung teknologi NVLink terbaru.
NVLink adalah teknologi yang memungkinkan banyak chip bekerja bersama lebih efisien.
Hal ini akan sangat berguna untuk server dan pusat data di China.
China sendiri merupakan salah satu pasar terbesar untuk teknologi kecerdasan buatan.
Dengan chip baru ini, Nvidia bisa tetap bersaing di pasar China meskipun ada pembatasan ekspor teknologi dari Amerika Serikat.
Dilansir dari Reuters, chip ini dijadwalkan mulai diuji coba bulan depan.
Jika uji coba berhasil, chip tersebut bisa diproduksi massal pada akhir tahun.
Kehadiran chip baru ini diyakini akan meningkatkan kemampuan komputasi AI di China.
Banyak analis menilai langkah ini adalah strategi cerdas Nvidia untuk mempertahankan pasar.
Selain itu, chip ini juga bisa membuka peluang baru bagi perusahaan teknologi lokal di China.
Chip AI ini diharapkan bisa digunakan di berbagai bidang, mulai dari mobil pintar hingga riset ilmiah.
Dengan perkembangan ini, Nvidia sekali lagi menunjukkan dominasinya dalam industri AI global.
(db)
Editor : Toar Rotulung