Kerja sama ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung era kendaraan listrik.
Menurut Neta Indonesia, mereka sudah resmi bermitra dengan PT Luxury Trans Indonesia.
Luxury Trans adalah operator transportasi yang terkenal dengan armada premium.
Kerja sama ini ditandai dengan pemesanan 50 unit Neta V-II.
Unit-unit tersebut akan dijadikan armada taksi listrik premium untuk melayani masyarakat.
Dilansir dari situs resmi Neta, penandatanganan kerja sama dilakukan di ajang Jakarta Auto Week 2024.
Selain Luxury Trans, Neta juga menggandeng EVISTA untuk layanan taksi listrik.
EVISTA adalah perusahaan transportasi yang berfokus pada armada ramah lingkungan.
EVISTA telah menghadirkan Neta V sebagai armada taksi listrik di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Tak hanya di Jakarta, EVISTA juga menghadirkan Neta V di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru.
Artinya, masyarakat bisa merasakan pengalaman naik taksi listrik langsung di bandara besar Indonesia.
Baca Juga: Jorge Jesus Puji Ronaldo, Sebagian Besar Penonton Hadir demi Megabintang
Neta V sendiri dikenal sebagai mobil listrik dengan jarak tempuh hingga 401 km sekali pengisian.
Mobil ini juga dilengkapi dengan fitur fast charging sehingga bisa mengisi daya lebih cepat.
Menurut Kontan, langkah ini disebut sebagai bentuk nyata mendukung transportasi berkelanjutan.
Transportasi berkelanjutan adalah konsep yang menekankan pada penggunaan energi ramah lingkungan.
Dengan masuknya Neta ke dunia taksi, masyarakat jadi punya pilihan baru yang lebih hemat energi.
Kerja sama ini juga bisa mengurangi emisi karbon dari kendaraan berbahan bakar fosil.
Neta berharap gebrakan ini bisa mengubah pola transportasi di Indonesia.
Masyarakat kini bisa menikmati kenyamanan mobil listrik dengan tarif taksi yang terjangkau.
Selain itu, penggunaan taksi listrik juga sejalan dengan program pemerintah menuju Net Zero Emission 2060.
Kehadiran 100 unit taksi listrik ini diyakini bisa menjadi titik awal transformasi transportasi publik.
Bahkan, banyak pengamat otomotif menilai langkah Neta akan memicu kompetisi baru di pasar EV Indonesia.
Jika proyek ini sukses, bukan tidak mungkin kota-kota lain akan mengikuti.
Bayangkan, suatu saat naik taksi listrik akan jadi hal biasa, bukan lagi sekadar tren baru.
Kombinasi kerja sama dengan Luxury Trans dan EVISTA menjadi strategi cerdas dari Neta.
Neta bukan hanya menjual mobil, tetapi juga langsung menyiapkan ekosistem penggunaan sehari-hari.
Dengan strategi ini, Neta makin kuat posisinya sebagai pemain serius di pasar mobil listrik Indonesia.
Masyarakat Indonesia kini tinggal menunggu kapan layanan ini akan resmi beroperasi penuh.
Langkah Neta jelas menunjukkan bahwa masa depan transportasi Indonesia sudah ada di depan mata.
(vyr)
Editor : Toar Rotulung