Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Gak Pake Bensin Lagi! Suzuki Bikin Motor "Anti Polusi" yang Suaranya Tetap Gahar, Saingan Berat Motor Listrik!

Toar Rotulung • 2025-11-03 20:28:01
mesin pembakaran hidrogen Burgman yang canggih ini hanya mengeluarkan uap air, bukan asap polusi.
mesin pembakaran hidrogen Burgman yang canggih ini hanya mengeluarkan uap air, bukan asap polusi.

Jagosatu.com - Suzuki Motor Corporation baru-baru ini bikin heboh dunia otomotif karena memamerkan dua konsep kendaraan super canggih yang fokus ke lingkungan di acara besar Japan Mobility Show 2025 di Tokyo.

Motor yang dipamerkan itu adalah konsep skuter matik bernama Burgman Hydrogen, dan mobilnya adalah konsep Fronx Flex Fuel Vehicle (FFV).

Kedua konsep kendaraan ini menunjukkan kalau Suzuki punya cara sendiri dan tidak mau ikut-ikutan jalur yang sudah umum banget, yaitu kendaraan listrik baterai atau yang sering kita sebut BEV (Battery Electric Vehicle).

Konsep motor matik Burgman Hydrogen ini adalah pengembangan terbaru dari upaya Suzuki dalam menciptakan kendaraan yang benar-benar nol emisi alias tidak mengeluarkan polusi sama sekali saat dipakai.

Motor Burgman versi hidrogen ini menggunakan mesin pembakaran internal hidrogen, yang berarti dia masih punya mesin dengan piston dan ruang bakar seperti motor bensin biasa, tapi bahan bakarnya diganti dengan gas hidrogen.

Teknologi ini berbeda jauh dari motor listrik biasa yang pakai baterai besar, sebab Burgman Hidrogen ini bahkan masih mengeluarkan suara knalpot seperti motor bensin yang disukai banyak bikers (dilansir dari Kompas Otomotif).

Nah, karena bahan bakar yang dibakar adalah hidrogen murni, maka hasil buangannya dari knalpot itu cuma uap air saja, makanya motor ini disebut sangat ramah lingkungan dan tidak mengeluarkan emisi karbon (dilansir dari BikeWale).

Motor konsep Burgman Hidrogen yang dipajang di pameran Jepang ini sengaja dibelah atau dibuat cut-away model agar para pengunjung bisa melihat langsung bagaimana sih penempatan tangki hidrogen dan mesin canggihnya di dalam bodi motor.

Sementara itu, di lini mobil, Suzuki memajang konsep Fronx Flex Fuel Vehicle (FFV), yaitu versi mobil crossover mereka yang bisa menenggak (meminum) berbagai campuran jenis bahan bakar.

Istilah Flex Fuel Vehicle (FFV) artinya adalah kendaraan yang sistem mesinnya sudah disiapkan agar bisa menggunakan campuran bensin dan bioetanol dengan kadar yang sangat tinggi.

Bioetanol itu adalah semacam alkohol yang dibuat dari tanaman, misalnya tebu atau jagung, dan ini dianggap sebagai bahan bakar nabati yang bisa mengurangi jejak karbon di udara.

Mobil Fronx FFV ini dikabarkan bisa memakai campuran bioetanol hingga 85% atau disebut juga E85, padahal di Indonesia, campuran etanol di bensin saat ini masih jauh lebih kecil (dilansir dari Oto.com).

Dengan memamerkan Fronx FFV, Suzuki menunjukkan komitmennya pada apa yang mereka sebut multi-pathway, yaitu pendekatan banyak jalan untuk mencapai netralitas karbon di seluruh dunia (menurut DetikOto).

Baca Juga: Pabrik Asia Tersandung, Tarif Dagang AS Bikin Pesanan Anjlok!

Konsep multi-pathway ini intinya Suzuki tidak cuma fokus ke mobil listrik baterai, tapi juga mengembangkan teknologi lain seperti mobil FFV (Etanol), kendaraan CNG (Gas Alam Terkompresi), dan motor Hidrogen karena kondisi energi di setiap negara berbeda-beda (menurut Global Suzuki News).

Jika di kemudian hari mobil Flex Fuel seperti Fronx ini resmi diproduksi massal dan dijual, maka dia akan sangat membantu negara-negara yang memang punya sumber daya etanol melimpah, seperti beberapa negara di Asia atau Amerika Latin.

Mobil Flex Fuel ini juga sangat menguntungkan karena dia masih bisa pakai bensin biasa, jadi penggunanya tidak perlu panik kalau di daerahnya belum ada SPBU yang menyediakan etanol murni, ini yang dinamakan fleksibel (menurut CarHP India).

Suzuki percaya bahwa dengan adanya opsi-opsi teknologi seperti Hidrogen dan Etanol, mereka tetap bisa membuat kendaraan yang seru untuk dikendarai, punya suara khas mesin, tapi tetap ramah lingkungan.

Di Japan Mobility Show 2025 itu, selain kedua konsep tadi, Suzuki juga memajang mobil listrik imut berkonsep kei car yang namanya Vision e-Sky dan mobil van listrik e Every Concept hasil kerja sama dengan Toyota dan Daihatsu.

Intinya, pameran JMS 2025 menjadi panggung buat Suzuki untuk bilang ke seluruh dunia bahwa mereka serius banget dalam menghadapi perubahan iklim, tapi mereka mau melakukannya dengan cara yang paling cocok untuk setiap konsumen di berbagai negara.

Teknologi Hidrogen yang dipakai di Burgman ini memungkinkan penggemar motor tetap bisa menikmati deru knalpot yang berisik dan sporty, tanpa harus merasa bersalah karena mengeluarkan banyak polusi.

Motor Burgman Fuel Cell atau sel bahan bakar hidrogen sebenarnya pernah dikembangkan Suzuki sejak lama, namun versi yang dipamerkan kali ini adalah penyempurnaan dari versi sebelumnya yang menggunakan mesin pembakaran hidrogen (dilansir dari Kompas Otomotif).

Sementara itu, teknologi Flex Fuel pada Fronx menunjukkan cara yang lebih praktis dan terjangkau untuk mengurangi emisi, karena tidak butuh infrastruktur pengisian ulang yang baru seperti untuk mobil listrik atau hidrogen.

Jadi, baik Burgman Hidrogen maupun Fronx Flex Fuel, keduanya adalah bukti kalau Suzuki tidak hanya mengejar tren listrik, tapi juga mencari solusi cerdas yang bisa bekerja dengan baik di dunia nyata yang punya masalah energi berbeda-beda.

Burgman Hydrogen adalah jawaban untuk para bikers yang ingin motor ramah lingkungan tapi tetap merasakan feel berkendara motor bensin.

Fronx Flex Fuel adalah solusi bagi negara yang punya banyak tanaman penghasil etanol dan ingin mengurangi ketergantungan pada BBM fosil alias bensin dan solar yang asalnya dari perut bumi.

Kedua konsep ini membuktikan bahwa masa depan otomotif itu tidak cuma satu warna, yaitu listrik, tapi bisa juga banyak warna atau multi-pathway.

Tinggal kita tunggu saja, kira-kira kapan ya Suzuki akan menjual massal Burgman Hidrogen dan Fronx FFV ini di Indonesia.

Jika mereka benar-benar masuk, pasar otomotif Indonesia pasti akan jadi lebih seru dengan pilihan teknologi yang semakin beragam.

Pada akhirnya, semakin banyak pilihan kendaraan yang ramah lingkungan, semakin baik juga udara yang kita hirup bersama.

Ini juga membuktikan bahwa pabrikan Jepang masih punya banyak ide gila dan teknologi rahasia yang siap menggebrak dunia.

Semua inovasi canggih ini bertujuan agar bumi kita tetap terjaga, sementara kita sebagai pengguna tetap bisa menikmati mobilitas alias kegiatan bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan nyaman dan seru.

Suzuki menunjukkan kalau inovasi tidak harus selalu mahal dan ribet.

Mereka mencari cara yang paling pas dan paling efisien untuk setiap jenis kendaraan, entah itu motor, mobil kecil, atau pun mobil besar.

Indonesia sebagai negara yang juga punya potensi bahan baku etanol mungkin akan sangat cocok dengan teknologi Flex Fuel dari Fronx.

(DB)

Editor : Toar Rotulung
#Japan Mobility Show #burgman hydrogen #Suzuki