JAGOSATU.COM - Program UHC Non Cut Off BPJS Kesehatan (ditanggulangi jaminan kesehatan dan berlaku 1 X 24 jam), Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung menjadi yang pertama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang berkomitmen untuk menjamin kesehatan semua penyelenggara Pemilu di Kota Bitung yang saat ini belum memiliki BPJS Kesehatan.
Wali Kota Bitung Maurits Mantiri menyatakan, memahami pentingnya kesehatan bagi semua penyelenggara Pemilu, baik itu KPPS, Panitia Pemilihan Kecamatan, maupun Panitia Pemilihan Daerah. "Melalui program UHC Non Cut Off BPJS Kesehatan, kami berupaya memberikan perlindungan kesehatan yang luas dan komprehensif kepada mereka yang belum memiliki BPJS Kesehatan," ungkap Maurits.
Baca Juga: Dirty Vote, Film yang Membuka Tabir Kecurangan Pemilu 2024
Maurits juga mengatakan dengan jaminan kesehatan yang langsung aktif dalam tempo 1 X 24 jam (dibandingkan UHC biasa masa aktifnya 14 hari kemudian) para penyelenggara Pemilu di Kota Bitung akan mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat. "Semua biaya pengobatan dan perawatan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga penyelenggara Pemilu dapat fokus pada tugas mereka tanpa harus khawatir tentang masalah kesehatan," kata Maurits sembari menambahkan, melalui program ini akan tercipta lingkungan kerja yang sehat dan aman bagi seluruh penyelenggara Pemilu di Kota Bitung.
Maurits pun mengajak semua pihak untuk ikut mensosialisasikan program UHC Non Cut Off BPJS Kesehatan ini kepada para penyelenggara Pemilu dan masyarakat yang belum terdaftar agar mereka juga mendapatkan manfaat yang maksimal. "Terimakasih kepada BPJS Kesehatan atas kerjasama dan dukungannya dalam implementasi program UHC Non Cut Off ini.
Kami juga berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder untuk menciptakan Pemilu yang sehat dan berkualitas di Kota Bitung," tandas Maurits.(herry)
Editor : Nur Fadilah