JAGOSATU.com - BKSDA Pantau Buaya Muara Berkeliaran di Perairan Kilang Pertamina Balikpapan
Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Balikpapan, Bambang Hari Trimarsito, mengungkapkan bahwa BKSDA terus memantau keberadaan buaya muara yang terlihat berkeliaran di perairan Kilang Pertamina Balikpapan sejak Jumat. Dia menyatakan, "Tindakan seperti apa yang diperlukan nanti berdasarkan hasil pantauan tersebut."
Pertamina Disarankan Membuat Tanda Peringatan Akibat Kemunculan Buaya Muara
BKSDA menyarankan Pertamina untuk membuat tanda peringatan di sekitar lokasi kemunculan buaya tersebut. Para karyawan diharapkan waspada saat beraktivitas di dekat air.
Bambang mengatakan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memantau kawasan di mana buaya tersebut muncul.
Kemunculan Buaya Muara Diduga Berkaitan dengan Pencarian Makanan
Bambang menjelaskan bahwa buaya muara tidak memilih mangsa. Mereka dapat memakan ikan, udang, kepiting, dan bahkan berburu bekantan di hutan mangrove.
Dia juga mengingatkan bahwa buaya sering kali mengincar hewan peliharaan dan manusia. Kemungkinan kemunculan buaya tersebut adalah karena pencarian makanan atau mencari habitat baru akibat kerusakan lingkungan.
Baca Juga: Mengungkap Rahasia Perbedaan Rasa Kopi Berdasarkan Proses Pascapanennya.
Perkiraan Ukuran dan Usia Buaya Muara
Berdasarkan penampakannya, panjang buaya tersebut diperkirakan tidak kurang dari 2,5 meter, dengan perkiraan usia sekitar 20 tahun.
Namun, untuk mengetahui jenis kelaminnya, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui bagian kloaka atau lubang di bawah perut buaya.
Pengecekan Jenis Kelamin oleh Pengendali Ekosistem Hutan
Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Muda SKW Balikpapan, M Fahruroji, menjelaskan bahwa untuk memastikan jenis kelamin buaya, perlu dilakukan pemeriksaan melalui bagian kloaka. Jika terdapat ganjalan, maka buaya tersebut adalah jantan.
Namun, hanya mereka yang berpengalaman menangani satwa tersebut yang bisa melakukan pengecekan seperti itu. (antara)
Editor : Tesalonika Pontororing