JAGOSATU.COM - "Hari ini, banyak konsumen yang memilih hotel dengan harga terjangkau tetapi fasilitas yang menarik untuk membagikannya di media sosial," kata Gunawan dalam pesan singkat yang diterima di Medan, pada hari Senin.
Menurutnya, hotel-hotel tersebut sebaiknya menciptakan desain interior bangunan yang menarik perhatian pengguna media sosial.
Semakin menarik penampilannya, Gunawan percaya bahwa semakin banyak konsumen yang ingin mengunjunginya.
Hotel-hotel tersebut memiliki potensi untuk menyebarluaskan keunikan mereka melalui media sosial dan menarik minat orang lain.
"Ini adalah alat pemasaran gratis yang mendukung kinerja hotel. Saatnya manajemen hotel memanfaatkan potensi media sosial tersebut," ujar Gunawan.
Jika dapat beradaptasi dengan kondisi saat ini, Gunawan yakin bisnis perhotelan, khususnya di Sumatera Utara, akan terus berkembang setelah pandemi COVID-19 berakhir.
Namun, jika tidak dapat beradaptasi, dia memperkirakan hotel-hotel tersebut akan mengalami penurunan tingkat atau bahkan terpaksa menghentikan operasi.
"Hal ini berbeda dengan hotel bintang lima yang pada dasarnya telah matang dalam menyediakan layanan yang sesuai dengan tren dan permintaan saat ini," kata Gunawan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, tingkat hunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Utara pada Mei 2023 mengalami penurunan sebesar 6,39 poin menjadi rata-rata 47,68 persen dibandingkan dengan April 2023.
Dari angka tersebut, TPK hotel berbintang lima pada Mei 2023 mencapai tingkat tertinggi yaitu 63,2 persen, diikuti oleh bintang empat (60,00 persen), bintang tiga (42,54 persen), bintang dua (37,66 persen), dan bintang satu (36,67 persen).
Namun, untuk durasi menginap pada Mei 2023, wisatawan asing cenderung menginap lebih lama di hotel bintang empat (rata-rata 1,64 hari) dan paling singkat di hotel bintang dua (rata-rata 1,07 hari).
Sementara itu, wisatawan lokal dari Indonesia yang mengunjungi Sumatera Utara pada bulan yang sama cenderung menginap lebih lama di hotel bintang satu (rata-rata 1,65 hari) dan paling singkat di hotel bintang tiga (rata-rata 1,25 hari).
Secara keseluruhan, wisatawan asing dan domestik, hotel bintang tiga menjadi pilihan yang menginap paling singkat di hotel berbintang pada Mei 2023 dengan durasi rata-rata 1,26 hari.(antara)