JAGOSATU.COM - Perumda Tirta Hita Buleleng berencana menambah instalasi air minum di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Yowana Asri, Banyuasri, karena air siap minum yang disediakan di kawasan Taman Kota Singaraja banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas olahraga pada pagi hari.
Air minum tersebut berasal dari sumber air Mumbul, dan titik instalasi air minum juga terdapat di kawasan Bantang Banua, Sukasada, dengan air dialirkan dari sumber air di desa Gitgit.
Kepala Perumda Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana, menyatakan bahwa rencana penambahan instalasi air minum di Taman Yowana Asri, Banyuasri, merupakan respons terhadap tingginya kunjungan masyarakat ke kawasan tersebut.
Banyak orang yang memanfaatkan Taman Yowana Asri, mulai dari anak-anak yang bermain hingga sopir angkutan yang beristirahat.
Kami rasa perlu ditambah di kawasan kota. Kunjungan masyarakat cukup tinggi, ujar Made Lestariana.
Perumda Tirta Hita Buleleng secara rutin melakukan pengecekan air melalui uji laboratorium setiap bulan.
Dalam enam bulan terakhir, telah dilakukan uji kualitas pada 317 sampel air, dan hasilnya menyatakan bahwa seluruh sampel layak untuk dikonsumsi.
Dua jaringan sumber air siap minum tersebut mampu melayani 16.000 pelanggan.
Meskipun air yang disediakan siap minum, pihak Perumda menyarankan untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
Terkadang, kebocoran pipa tidak dapat dideteksi dan menyebabkan air tercemar. "Memang lebih baik dimasak dulu.
Kalau diminum langsung juga tidak masalah, tapi harus diperhatikan juga sebelum minum. Jika kotor, jangan dikonsumsi, karena terkadang ada kebocoran pipa yang tidak diketahui," terang Made Lestariana.
Dalam pemasangan pipa untuk air minum, Perumda Tirta Hita Buleleng menggunakan pipa khusus seperti PE atau HDPE, bukan pipa besi.
Penggunaan pipa besi berpotensi menyebabkan korosi dan mencemari air. Kalau terjadi korosi, ada beberapa material yang tergabung ke air sehingga tidak baik dikonsumsi, jelasnya.(jpg)
Editor : Aryanti Sasamu