SURABAYA – PT Semen Indonesia Tbk (SIG) telah meresmikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur. Kehadiran fasilitas modern ini menjadi tonggak penting dalam strategi SIG memperluas pasar internasional, khususnya ke Amerika Serikat.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menjelaskan fasilitas ekspor berkapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun tersebut akan menjadi basis utama penguatan ekspor SIG. Langkah itu dilakukan melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. "Sepanjang 2026, SIG menargetkan ekspor sebanyak 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap," ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut tepat untuk menghadapi kondisi industri domestik yang mengalami kelebihan kapasitas. "Pelaku usaha, termasuk SIG, dituntut untuk terus berinovasi dan menjalankan langkah-langkah strategis sehingga perseroan semakin kompetitif," tegasnya.
Fasilitas ekspor SIG di Tuban dilengkapi teknologi modern untuk mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan. Terminal berkapasitas hingga 50 ribu DWT tersebut didukung tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam (tph). Dengan fasilitas tersebut, semen curah dapat dikirim langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.
Baca Juga: Diincar Investor, KEK Gresik Perluas Kawasan
Sementara itu, fasilitas produksinya dilengkapi blending silo system berkapasitas 8 ribu ton, clinker silo system berkapasitas 15 ribu ton, serta dua cement silo system masing-masing berkapasitas 18 ribu ton. "Kerja sama tersebut tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang, tetapi juga membuka peluang pengembangan bisnis dan peningkatan kapabilitas bagi kedua pihak," ungkapnya. (bil/gal)
Editor : Pratama Karamoy