SURABAYA – PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) berhasil memperluas area tanam tebu hingga 74.984 hektare sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi dan mendukung target swasembada gula nasional. Sekretaris Perusahaan PT SGN Yunianta menjelaskan, ekstensifikasi lahan di Pulau Jawa mencapai 72.261 hektare. Sementara itu, pengembangan areal baru di Pulau Sulawesi tercatat seluas 2.723 hektare.
"Ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat ketersediaan bahan baku tebu sehingga dapat mendukung target swasembada gula nasional yang dicanangkan pemerintah," ujarnya pekan lalu (21/6).
Menurut dia, SGN terus mendorong pertumbuhan areal tebu melalui berbagai pendekatan, mulai dari penguatan kemitraan dengan petani, optimalisasi lahan eksisting, hingga pengembangan wilayah-wilayah potensial baru untuk budidaya tebu. "Ekstensifikasi lahan merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi industri gula nasional sekaligus memperluas basis produksi tebu nasional," jelasnya.
Baca Juga: Batu Bara hingga Barang Ritel Topang Kinerja KAI Logistik
Selain melakukan ekstensifikasi, SGN juga menjalankan program intensifikasi. Salah satunya melalui program bongkar ratoon tebu di Jawa Timur. Program tersebut menjadi strategi penting untuk meremajakan tanaman tebu yang produktivitasnya mulai menurun sehingga mampu meningkatkan hasil panen, kualitas bahan baku, serta efisiensi usaha tani. (bil/gal)
Editor : Pratama Karamoy