JAGOSATU.COM - Industri otomotif di wilayah merasa optimistis setelah melewati paruh pertama tahun 2023.
Pelaku dalam sektor ini mengharapkan tren positif ini berlanjut selama semester kedua dengan penyegaran produk.
Sigit Wahyu Anggoro, Chief Operating Officer (COO) dari PT Gowa Modern Motor, diler resmi Hyundai yang beroperasi di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara, mengungkapkan bahwa mereka berhasil mencatat penjualan lebih dari 3.000 unit selama enam bulan pertama tahun ini.
Angka tersebut mengalami peningkatan 100 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai sekitar 1.500 unit.
"Meskipun penjualan kami masih tergolong kecil dibanding merek lain, namun pertumbuhan ini sangat memuaskan," .
Sigit menjelaskan bahwa kontributor utama penjualan mereka tahun ini adalah model Stargazer.
Selama semester pertama tahun ini, model MPV ini menyumbangkan sekitar 40 persen dari total penjualan.
Diikuti oleh model CKD lainnya, yaitu Creta, yang memberikan kontribusi sebesar 15 persen.
Penjualan mobil listrik Ioniq 5 menjadi kontributor penjualan ketiga.
Model ini mencatat pertumbuhan paling tinggi. Selama semester pertama tahun 2023, mereka berhasil menjual sekitar 450 unit mobil listrik.
Tahun sebelumnya, pada periode yang sama, penjualan mobil listrik hanya mencapai 100 unit. "Tidak bisa dipungkiri bahwa insentif PPN untuk mobil listrik memberikan dorongan signifikan pada kinerja penjualan," ungkapnya.
Sigit juga mengakui bahwa pasar di Jawa Timur (Jatim) memiliki peran penting bagi bisnis mereka. Kontribusi penjualan dari provinsi ini mencapai 30 persen dari total penjualan di jaringan diler mereka. Dari 21 outlet yang dikelola, 5 outlet berlokasi di Jatim.
Honda juga mencatat peningkatan penjualan yang signifikan. Wendy Miharja, Direktur Honda Surabaya Center, yang merupakan dealer utama di wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara, melaporkan bahwa penjualan mereka dari Januari hingga Juni 2023 mencapai 8.293 unit.
Angka ini mengalami peningkatan sebesar 33,26 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.(jpg)
Editor : Via Ponamon