Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Boikot Israel Hantam Starbucks, Rugi 186 Triliun Tercatat sebagai Penurunan Tertinggi Sejak 1992

Tina Mamangkey • 2023-12-11 09:34:46
Ilustrasi saham Starbucks yang turun (moroccoworldnews.com)
Ilustrasi saham Starbucks yang turun (moroccoworldnews.com)

JAGOSATU.COM - Starbucks menghadapi tantangan serius dengan penurunan nilai pasar sebesar US$12 miliar dalam satu bulan terakhir.

Penurunan ini terkait dengan berbagai faktor, termasuk melambatnya penjualan, penurunan daya beli konsumen, perselisihan dengan karyawan, dan dampak aksi boikot terkait serangan Israel di Gaza.

Sebagaimana dikutip dari Morocco World News pada Senin (11/12), meskipun pertumbuhan penjualan mencapai 8 persen pada kuartal fiskal keempat, harga saham Starbucks mengalami penurunan mingguan yang mencolok.

Pada Senin (4/12), saham Starbucks merosot 1,6 persen, menandai penurunan terpanjang sejak perusahaan berdiri pada tahun 1992.

Penurunan ini menyebabkan hilangnya 9,4 persen nilai pasar Starbucks, setara dengan US$12 miliar.

Pada awal perdagangan Kamis (7/12), harga saham Starbucks turun sekitar 6,5 persen menjadi US$96,90 per saham.

Keadaan semakin rumit karena Starbucks tengah menggelar acara tahunan Red Cup Day di mana barista membagikan cangkir bertema liburan berwarna merah kepada pelanggan.

Namun, acara ini terganggu oleh mogok kerja pekerja yang tergabung dalam serikat Workers United, yang menuntut peningkatan staf dan jadwal kerja.

Protes ini hanya satu dari beberapa perselisihan antara Starbucks dan serikat pekerja.

Sebulan sebelumnya, Starbucks dan Workers United saling mengajukan tuntutan hukum yang berlawanan terkait postingan media sosial serikat pekerja yang menyatakan 'Solidaritas dengan Palestina!' setelah serangan Israel.

Tindakan Starbucks menjauh dari Workers United dianggap sebagai dukungan terhadap Israel, memicu seruan boikot yang masih menjadi tren di media sosial.

Tagar #boycottstarbucks telah digunakan sekitar 16.000 kali dalam 30 hari terakhir, mencapai 167 juta tampilan. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#starbuck rugi #boikot produk israel #starbuck