Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

WTO Ungkap AI Bisa Dongkrak Perdagangan Global Hingga 37 Persen, Dunia Siap?

ALengkong • 2025-09-23 09:51:37

Photo
Photo

Jagosatu.com - Laporan terbaru dari World Trade Organization (WTO) menyebutkan kecerdasan buatan (AI) akan membawa dampak besar pada perdagangan dunia.

Menurut Reuters, WTO memprediksi AI mampu meningkatkan nilai perdagangan global hingga 34 sampai 37 persen pada tahun 2040.

Artinya, teknologi ini bisa menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi internasional dalam jangka panjang.

AI disebut mampu menurunkan biaya transaksi perdagangan antar negara.

Contohnya, proses administrasi ekspor-impor yang biasanya rumit bisa dipercepat dengan otomatisasi dokumen.

Baca Juga: Indonesia Bisa Jadi Negara Kaya Sebelum 2045, Tapi Ada Syarat Berat yang Harus Dipenuhi!

Selain itu, AI bisa membantu perusahaan memantau rantai pasok (supply chain) secara lebih efisien.

Dengan begitu, keterlambatan distribusi barang bisa ditekan seminimal mungkin.

WTO menegaskan AI juga bisa meningkatkan inovasi di bidang logistik dan transportasi.

Misalnya, pemakaian AI pada kapal dan pesawat untuk mengatur jalur tercepat dan hemat energi.

Dilansir dari Reuters, laporan WTO menyebut AI berpotensi menambah GDP global sekitar 12 sampai 13 persen pada 2040.

Namun, laporan itu juga memberi peringatan soal risiko kesenjangan ekonomi antar negara.

Negara yang cepat mengadopsi AI bisa lebih maju, sedangkan negara tertinggal bisa makin terbelakang.

Hal ini membuat WTO menekankan pentingnya kebijakan inklusif.

Kebijakan itu meliputi pelatihan sumber daya manusia, investasi infrastruktur digital, dan akses teknologi yang adil.

Tanpa itu, AI justru bisa memperlebar jurang kesenjangan sosial dan ekonomi.

Beberapa pengamat menilai laporan ini menjadi sinyal agar negara berkembang segera bersiap.

Jika tidak, mereka bisa tertinggal dari negara maju dalam memanfaatkan peluang AI.

Di sisi lain, banyak perusahaan besar sudah mulai menjadikan AI bagian dari strategi bisnis global.

Ke depan, perkembangan ini bisa menentukan peta kekuatan ekonomi dunia di era digital.

(J)


Deskripsi (140 char):

Editor : ALengkong
#DigitalEconomy #PerdaganganInternasional #Artificial Intelligence (AI) #wto #EkonomiGlobal