Jagosatu.com - Program promosi besar-besaran dari platform e-commerce terbukti mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah atau UKM.
UKM adalah usaha skala kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai platform e-commerce menggelar diskon dan promo khusus.
Promo ini meliputi potongan harga, gratis ongkir, hingga cashback untuk pembeli.
Menurut BWorld Online, kegiatan promosi digital terbukti meningkatkan penjualan UKM secara signifikan.
Banyak pelaku UKM mengaku omzet mereka naik dibandingkan hari biasa.
Kenaikan penjualan ini terjadi karena jangkauan pasar e-commerce sangat luas.
Baca Juga: Harga Emas Tetap Tinggi, Warga Masih Pilih Simpan Aset Aman
Produk UKM kini bisa dibeli konsumen dari berbagai daerah tanpa harus datang langsung.
Digitalisasi membantu UKM bersaing dengan produk besar dan merek terkenal.
Selain penjualan, promosi juga meningkatkan brand awareness atau kesadaran merek.
Brand awareness membuat produk UKM lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Platform e-commerce juga memberikan pelatihan digital kepada pelaku UKM.
Pelatihan ini mencakup cara foto produk, penulisan deskripsi, dan strategi pemasaran online.
Banyak pelaku UKM yang awalnya ragu kini mulai aktif berjualan secara digital.
Biaya operasional yang lebih rendah menjadi keuntungan utama jualan online.
Pemerintah juga mendukung digitalisasi UKM melalui berbagai program pendampingan.
Menurut Kementerian Koperasi dan UKM, transformasi digital meningkatkan daya saing usaha kecil.
Konsumen juga diuntungkan karena mendapatkan produk lokal dengan harga terjangkau.
Tren belanja online diperkirakan terus meningkat pada tahun 2026.
E-commerce dinilai menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Kesuksesan promosi akhir tahun ini menunjukkan pentingnya kolaborasi teknologi dan UMKM.
(J)
Editor : ALengkong