Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Harga Bahan Baku Naik 40 Persen, Utilisasi Sektor Tekstil Tertekan

Pratama Karamoy • 2026-04-02 15:18:35
TURUNAN MINYAK BUMI: Tekstil yang dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Produk pakaian dan tekstil di Indonesia mayoritas menggunakan campuran polyester dengan kapas maupun rayon
TURUNAN MINYAK BUMI: Tekstil yang dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Produk pakaian dan tekstil di Indonesia mayoritas menggunakan campuran polyester dengan kapas maupun rayon

 

JAKARTA – Industri tekstil nasional menghadapi tekanan baru akibat lonjakan harga bahan baku utama dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dinilai berpotensi menekan tingkat utilisasi produksi dari sektor hulu hingga hilir.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Benang dan Filamen Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta mengatakan, kenaikan harga signifikan terjadi pada sejumlah bahan baku utama industri polyester, seperti paraxylene (PX), purified terephthalic acid (PTA), dan monoethylene glycol (MEG).

 

"Harga PX, PTA, dan MEG sudah naik sekitar 40 persen, sehingga harga polyester juga terdorong naik pada kisaran yang sama," ujar Redma kemarin (1/4).

Redma menilai kenaikan biaya produksi tidak sepenuhnya dapat diteruskan ke pasar. Akibatnya, sebagian pelaku industri berpotensi menurunkan tingkat produksi dalam waktu dekat. "Tidak semua pasar mampu menyerap kenaikan harga tersebut. Kemungkinan akan ada penurunan utilisasi produksi lagi," katanya.

 

Baca Juga: WFH Jumat Berpotensi Jadi Celah Liburan ASN

 

Untuk meredam dampak lebih dalam, pelaku industri berharap adanya kepastian pasokan bahan baku serta dukungan kebijakan dari pemerintah. (bry/dio)

Editor : Pratama Karamoy
#Ekonomi