Jagosatu.com - Rex Regum Qeon (RRQ) menorehkan sejarah baru dalam skena VALORANT Asia Pasifik dengan kemenangan sensasional atas tim raksasa Korea, DRX, di ajang VCT 2025: Pacific Stage 1. Pertandingan yang berlangsung panas dan ketat hingga map ketiga ini tak hanya memukau penonton, tapi juga menjadi penanda tonggak sejarah: RRQ resmi melaju ke Masters Toronto untuk pertama kalinya!
Map Pertama Fracture: DRX Unggul Tipis
Pertarungan dibuka dengan map Fracture, di mana RRQ menunjukkan permainan solid meski harus mengakui keunggulan DRX dengan skor tipis 11-13. Meski kalah, RRQ sudah memberi sinyal bahwa mereka bukan lawan yang bisa diremehkan.
Map Kedua Icebox: RRQ Bangkit dan Dominan
Memasuki map kedua, Icebox, RRQ tampil ganas. Meski menggunakan susunan agen yang identik dengan DRX (Killjoy, Jett, Viper, KAY-O, dan Tejo), RRQ menunjukkan eksekusi strategi yang jauh lebih matang dan efektif. Hasilnya, RRQ membalas dengan kemenangan telak 13-4.
Map Ketiga Lotus: Drama, Overtime, dan Sejarah!
Lotus menjadi map penentu sekaligus panggung bagi RRQ untuk menutup laga penuh drama ini. Sebagai attacker, RRQ unggul 7-5 di babak pertama dan mempertahankan ritme saat defending. Meski DRX sempat memaksa masuk ke overtime, RRQ akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 14-12 — kemenangan yang tidak hanya dramatis, tapi juga historis.
Target Berikutnya: Gen G di Final Upper Bracket
Dengan kemenangan ini, RRQ akan berhadapan dengan Gen G di final upper bracket. Gen G sebelumnya tampil dominan dengan menumbangkan Boom Esports secara meyakinkan. Duel ini menjadi ajang pembuktian apakah RRQ bisa terus menembus dominasi tim-tim papan atas dan melangkah lebih jauh di VCT 2025.
RRQ di Masters Toronto: Pertama Kali, Tapi Penuh Harapan
Ini adalah kali pertama RRQ lolos ke ajang Masters — turnamen internasional prestisius dalam kalender VALORANT. Kemenangan atas DRX tak hanya mengubah nasib tim, tapi juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk bersinar di panggung global.
Editor : ALengkong