Jagosatu.com - Malam Grand Final MPL ID Season 15 meninggalkan luka mendalam bagi RRQ Hoshi. Setelah unggul 3-2 atas ONIC Esports, sang Raja justru harus rela mengalami reverse sweep yang pahit, dan menyerahkan trofi juara tepat di hadapan ribuan Kingdom—julukan fans RRQ—yang sudah menaruh harapan besar.
Namun di balik kekalahan itu, muncul momen yang jauh lebih bermakna. Qeon, sang owner RRQ, hadir secara langsung dan memberi pelukan serta motivasi penuh emosi kepada para pemain yang patah hati.
Sosok Qeon: Jarang Tampil, Tapi Hadir di Momen Paling Kritis
Sebagai owner yang jarang terlihat di venue karena kesibukannya, kehadiran Qeon di malam final menjadi kejutan sekaligus momen penting. Ketika RRQ resmi tumbang 4-3, dia langsung masuk ke ruang ganti dan memberikan semangat yang tak ternilai.
“Jauh lebih bagus [dari musim lalu], sedih tak apa-apa. Seminggu sedih tak apa-apa. Ini masih stage satu, real stage di Arab, Do Your Best,”
— Qeon, dengan ketulusan yang terasa di setiap kata
Bukan Sekadar Kekalahan, Tapi Proses Menjadi Lebih Kuat
Di tengah tangis dan ekspresi kecewa para pemain, Qeon hadir bukan untuk mencari siapa yang salah—melainkan untuk memeluk, menyemangati, dan mengingatkan bahwa perjalanan ini belum selesai.
“Sekarang kalian sudah punya feeling ini pasti lewat. Tak apa-apa kita nangis bareng. Terima kasih guys, it was a good run,” ucapnya.
Tidak ada kemarahan. Tidak ada tudingan. Hanya penghargaan tulus untuk perjuangan mereka yang sudah jauh melampaui ekspektasi musim lalu.
Menuju MSC EWC 2025: Kekalahan Ini Jadi Bahan Bakar
Walau gagal angkat trofi MPL ID S15, RRQ Hoshi sudah mengamankan tiket ke MSC EWC 2025 di Arab Saudi. Dan justru di sinilah semangat baru sedang dibangun.
Bagi Qeon, MSC adalah stage sejati, dan luka kekalahan ini akan jadi bahan bakar untuk bangkit.
Dengan dukungan penuh dari Qeon dan Kingdom, Sang Raja belum selesai. Mereka akan kembali berjuang—bukan hanya demi piala, tapi untuk membuktikan satu hal:
Editor : ALengkongMereka belum habis.