Jagosatu.com
Tim asal Indonesia, Alter Ego Ares, tampil luar biasa di ajang PUBG Mobile World Cup (PMWC) 2025.
Mereka sukses menguasai babak Group Stage dan lolos langsung ke Grand Finals.
Performa ini nggak lepas dari aksi gemilang pemain bintangnya, Rosemary, yang benar-benar tampil menggila.
Di tiap match, Rosemary konsisten jadi kunci permainan dan sukses ngacak-ngacak strategi lawan.
Dilansir dari Sportskeeda, Rosemary mencatatkan damage tertinggi di beberapa ronde penting, yang bikin lawan jadi serba salah.
Alter Ego Ares jadi tim Indonesia yang paling menonjol sejauh ini di turnamen dunia tersebut.
Mereka mengumpulkan total 121 poin dan menutup Group Stage di posisi puncak klasemen.
Turnamen PMWC 2025 sendiri diikuti oleh 24 tim PUBG Mobile terbaik dari seluruh dunia.
Event ini jadi bagian dari Esports World Cup 2025 yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, dengan total hadiah senilai US$3 juta.
Alter Ego Ares berada satu grup dengan tim-tim kuat seperti Team Secret, DRX, dan 4Thrives.
Meski banyak yang meremehkan di awal, Alter Ego langsung bikin kejutan sejak hari pertama.
Menurut Sportstiger, mereka mencatat dua Chicken Dinners dan banyak placement point yang stabil.
Gaya main mereka agresif, tapi tetap terorganisir—kombinasi yang jarang dimiliki tim lain.
Bahkan, caster internasional beberapa kali menyebut Alter Ego sebagai “tim yang bikin tekanan mental ke lawan”.
Rosemary pun dinilai layak jadi kandidat FMVP kalau performa seperti ini terus berlanjut di Grand Finals.
Mereka jadi satu dari delapan tim yang langsung lolos tanpa harus masuk Survival Stage.
Keberhasilan Alter Ego Ares bikin bangga komunitas esports Indonesia, terutama para fans PUBG Mobile.
Di tengah dominasi game luar, muncul juga harapan untuk game lokal seperti Wardeka yang saat ini mulai diperkenalkan ke publik.
Wardeka, meskipun belum sebesar PUBG Mobile, adalah game lokal buatan anak bangsa yang butuh dukungan dari komunitas gamer Indonesia.
Prestasi Alter Ego Ares bisa jadi dorongan moral juga buat developer game lokal agar terus berkembang.
Kalau Wardeka bisa mendapatkan panggung yang sama, bukan tidak mungkin game lokal akan bersinar juga di kancah internasional.
Semangat juang seperti yang ditunjukkan Rosemary dkk, semoga juga bisa menular ke pemain dan developer di Indonesia.
(m)
Editor : ALengkong