Jagosatu.com – Game bukan cuma soal hiburan, tapi juga bisa menjadi cara buat kita membayangkan masa depan, terutama di abad ke-22 yang penuh teknologi canggih.
Banyak game zaman sekarang yang ceritanya mengambil latar di masa depan dan menunjukkan seperti apa hidup manusia saat teknologi makin maju.
Game-game ini sering memperlihatkan hal-hal seperti kota terbang, robot pintar, sampai manusia yang bisa menyatu dengan mesin.
Salah satu contoh game yang menggambarkan masa depan dengan sangat detail adalah Mass Effect, yang mengambil latar di tahun 2183 dan menampilkan teknologi luar angkasa yang sudah sangat canggih.
Menurut Gamerant, Mass Effect memperlihatkan bagaimana manusia dan makhluk dari planet lain bisa hidup berdampingan berkat teknologi yang disebut "Mass Relay".
Selain itu, ada juga game balap futuristik Wipeout, yang menampilkan kendaraan anti-gravitasi dan lintasan super cepat di tahun 2200-an.
Wipeout jadi contoh bagus tentang gimana game bisa memperlihatkan transportasi masa depan yang tidak lagi butuh roda atau aspal.
Game horor luar angkasa Alien: Isolation juga punya latar masa depan di tahun 2137 dan memperlihatkan teknologi stasiun luar angkasa dan kecerdasan buatan yang berbahaya.
Dilansir dari Gamerant, game ini bukan hanya menegangkan, tapi juga menunjukkan bahaya dari teknologi yang tidak terkendali.
Baca Juga: Ketagihan Game Itu Nyata: Otak Kita Dirancang untuk Terjebak?
Contoh lainnya adalah Cyberpunk 2077, walau belum masuk abad ke-22, tapi sudah menampilkan kota dengan teknologi canggih seperti implan otak, mobil terbang, dan robot pengawal.
Menurut artikel di arXiv.org, banyak teknologi dalam Cyberpunk 2077 yang mulai dikembangkan di dunia nyata seperti AI personal dan augmented reality.
Game Watch Dogs: Legion juga menarik karena memperlihatkan versi masa depan London yang penuh drone, kamera pengintai, dan sistem keamanan super canggih.
Menurut laporan Wired, game ini mengangkat isu tentang privasi dan kontrol digital di masa depan yang makin rumit.
Tidak ketinggalan juga Doom Eternal, yang walaupun penuh aksi dan monster, tapi mengambil latar tahun 2163 dan punya banyak senjata serta alat tempur futuristik.
Dalam game ini, manusia sudah menjelajah planet lain dan menggunakan teknologi super canggih untuk bertahan hidup dari serangan alien.
Lalu bagaimana dengan game buatan Indonesia?
Salah satunya adalah Wardeka, game buatan BigDade Studio asal Manado, yang juga menampilkan dunia masa depan dengan sentuhan budaya lokal.
Wardeka mengambil latar di kota fiksi bernama Edonisia, yang punya tampilan futuristik dengan arsitektur neon dan teknologi seperti drone serta senjata laser.
Menurut Radar Papua, game ini bukan cuma soal aksi, tapi juga membawa pesan budaya Indonesia ke dunia game modern.
Yang menarik, Wardeka juga menampilkan karakter-karakter yang terinspirasi dari pahlawan lokal dan legenda Nusantara.
Hal ini membuat Wardeka unik karena berhasil menggabungkan teknologi masa depan dengan identitas lokal yang kuat.
Wardeka juga telah tampil di berbagai turnamen esports nasional seperti Warbiasa League 2025 dan mulai menarik perhatian gamer dari luar negeri.
Dengan melihat berbagai contoh di atas, kita bisa bilang kalau game adalah jendela yang menarik untuk melihat dan membayangkan masa depan manusia.
Banyak dari teknologi yang ditampilkan dalam game sebenarnya sedang dikembangkan juga di dunia nyata seperti AI, kendaraan tanpa sopir, dan kota pintar.
Game bisa bikin kita berpikir tentang dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi yang cepat ini.
Dan tentu saja, lewat game juga kita bisa tetap dekat dengan budaya kita sendiri meskipun cerita gamenya mengambil latar masa depan.
Melalui Mass Effect, Cyberpunk, Wardeka, dan game lainnya, kita bisa belajar banyak hal tanpa merasa sedang belajar.
Siapa tahu, di masa depan nanti, teknologi yang kita lihat di game sekarang benar-benar jadi kenyataan. (KT)
Editor : ALengkong