Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Skandal SEA Games 2025: Pemain AoV Thailand Dituduh Curang, Timnas Mengundurkan Diri!

ALengkong • 2025-12-23 16:04:45

Skandal besar esports SEA Games 2025 bikin Thailand mundur dari AoV Women
Skandal besar esports SEA Games 2025 bikin Thailand mundur dari AoV Women

Jagosatu.com - Skandal besar mengguncang SEA Games 2025 setelah tim nasional Arena of Valor Women Thailand resmi mengundurkan diri dari kompetisi.

Kasus ini bermula dari tuduhan kecurangan yang melibatkan salah satu pemain inti tim AoV Women Thailand saat pertandingan berlangsung.

Menurut laporan media Thailand, pemain tersebut diduga menggunakan perangkat atau bantuan yang melanggar aturan teknis turnamen.

Arena of Valor atau AoV sendiri adalah gim MOBA yang menuntut strategi, refleks cepat, dan permainan yang adil tanpa bantuan ilegal.

Pihak penyelenggara SEA Games kemudian melakukan investigasi setelah muncul laporan dari ofisial pertandingan.

Menurut Nation Thailand pelanggaran ini berkaitan dengan penggunaan perangkat tambahan yang tidak diperbolehkan dalam regulasi resmi.

Keputusan ini membuat pemain yang bersangkutan langsung dikeluarkan dari turnamen.

Situasi tersebut berdampak besar karena jumlah pemain tim AoV Women Thailand menjadi tidak memenuhi syarat kompetisi.

Baca Juga: Filipina & Malaysia Mengguncang SEA Games 2025: Emas Bersejarah di Mobile Legends!

Federasi Esports Thailand akhirnya mengambil keputusan tegas dengan menarik seluruh tim dari SEA Games 2025.

Dilansir dari Khaosod English keputusan mundur ini diambil untuk menjaga sportivitas dan nama baik negara.

Pihak federasi menyatakan bahwa kejujuran adalah nilai utama dalam olahraga termasuk esports.

Langkah ini mengejutkan banyak pihak karena Thailand dikenal sebagai salah satu kekuatan utama di cabang AoV.

Reaksi dari komunitas esports Asia Tenggara pun beragam mulai dari kecewa hingga mendukung keputusan tegas tersebut.

Beberapa atlet esports lain menyebut kasus ini sebagai pelajaran penting bagi semua pemain profesional.

Menurut Thai Rath pemain yang dituduh curang sempat membantah tuduhan dan mengaku tidak berniat melanggar aturan.

Namun keputusan panitia tidak berubah karena bukti dianggap cukup kuat.

Akibat mundurnya Thailand susunan pertandingan AoV Women SEA Games 2025 ikut berubah.

Dilansir dari Laotian Times kondisi ini membuat negara lain otomatis melaju ke babak berikutnya.

Vietnam disebut menjadi tim yang paling diuntungkan setelah Thailand mundur dari persaingan.

Insiden ini membuka diskusi luas tentang pengawasan teknis dalam pertandingan esports besar.

Banyak pihak menilai standar keamanan dan pemeriksaan perangkat harus diperketat.

SEA Games 2025 pun tercatat memiliki salah satu kontroversi esports terbesar sepanjang sejarah ajang tersebut.

Kasus ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati hanya datang dari permainan yang jujur dan adil. (KT)

Editor : ALengkong
#Arena of Valor #Skandal Esports #SEA Games 2025 #AoV Women #Thailand Esports #Esports Asia Tenggara