Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kisah Haru: Seoarang Ibu dan Anak dalam Pelukan Selama 4000 Tahun

Toar Rotulung • Rabu, 3 April 2024 - 18:32 WIB
Foto-foto sisa-sisa kerangka menunjukkan ibu yang menengadahkan kepalanya saat dia berlutut di lantai, dengan lengannya melingkari anak muda di sekelilingnya.
Foto-foto sisa-sisa kerangka menunjukkan ibu yang menengadahkan kepalanya saat dia berlutut di lantai, dengan lengannya melingkari anak muda di sekelilingnya.

JAGOSATU.COM - Sebuah penemuan arkeologis yang menggugah hati datang dari provinsi Qinghai, Tiongkok, di mana seorang ibu dan anaknya ditemukan dalam pelukan yang terjalin erat selama lebih dari 4000 tahun.

Diketahui bahwa ibu tersebut berusaha melindungi anaknya saat terjadi gempa bumi dahsyat di sekitar wilayah tersebut sekitar tahun 2000 SM. Temuan ini menarik perhatian banyak orang karena menggambarkan kekuatan cinta seorang ibu yang terus abadi meskipun melalui ribuan tahun.

Situs penggalian Lajia, yang disebut sebagai "Pompeii dari Timur," menjadi saksi bisu dari tragedi manusia yang berusaha bertahan dalam bencana alam. Situs ini menjadi penting karena memberikan wawasan tentang kehidupan masyarakat Zaman Perunggu awal di wilayah Sungai Kuning atas.

Para arkeolog telah menyajikan temuan mereka dalam sebuah konferensi akademis di provinsi Gansu, Tiongkok barat laut, dan kerangka ibu dan anak tersebut kini dipamerkan di Museum Peninggalan Lajia, menarik perhatian pengunjung dari berbagai belahan dunia. (***)

Editor : Toar Rotulung
#Tiongkok #arkeologis #Kerangka #mumi