Jagosatu.com
Seorang penumpang pesawat maskapai Delta Airlines mengaku ditampar pramugari karena mengenakan kaus bertuliskan “Palestine”.
Kejadian ini langsung viral di media sosial setelah penumpang tersebut membagikan pengalamannya secara terbuka.
Menurut laporan Liputan6, insiden itu terjadi ketika penumpang sedang berada dalam penerbangan internasional.
Ia menuturkan bahwa awalnya hanya duduk dengan tenang sambil mengenakan kaus tersebut.
Namun tiba-tiba seorang pramugari mendatanginya dengan ekspresi tidak senang.
Pramugari itu diduga menyuruhnya mengganti kaus yang dianggap bermuatan politik.
Ketika penumpang menolak mengganti, pramugari disebut-sebut mulai bersikap kasar.
Situasi memanas saat penumpang meminta air minum namun tidak ditanggapi dengan baik.
Ia mengaku kaget ketika pramugari malah menampar wajahnya di hadapan penumpang lain.
Penumpang lain yang melihat kejadian itu juga ikut merekam dan membagikannya ke media sosial.
Video itu langsung menyebar luas dan mengundang banyak reaksi netizen di seluruh dunia.
Banyak yang menyayangkan tindakan pramugari yang dianggap tidak profesional.
Menurut CNN, Delta Airlines mengatakan pihaknya sedang melakukan investigasi terkait laporan tersebut.
Pihak maskapai menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama.
Kasus ini juga menyoroti isu diskriminasi yang sering terjadi terkait simbol politik tertentu.
Kaus bertuliskan “Palestine” dinilai sebagian pihak sebagai bentuk ekspresi damai.
Namun dalam konteks penerbangan, maskapai kadang melarang pakaian bermuatan politik untuk menghindari konflik.
Tetap saja, tindakan kekerasan seperti menampar jelas tidak bisa dibenarkan.
Hingga kini, penumpang tersebut masih menuntut permintaan maaf resmi dari pihak Delta Airlines.
Kasus ini memicu perdebatan global tentang batasan kebebasan berekspresi di ruang publik.
(m)
Editor : ALengkong