Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

37 Tahun Setia! Kisah Haru Penjual Es Goyang Legendaris di Stasiun Gondangdia

ALengkong • Rabu, 3 September 2025 - 16:22 WIB

Jagosatu.com

37 tahun setia jualan es goyang di Stasiun Gondangdia, kisah Pak Asum penuh haru dan bikin nostalgia!
37 tahun setia jualan es goyang di Stasiun Gondangdia, kisah Pak Asum penuh haru dan bikin nostalgia!

Pak Asum adalah penjual es goyang yang sudah lama dikenal di Stasiun Gondangdia.

Setiap pagi ia menyiapkan dagangan untuk para penumpang kereta.

Menurut Liputan6 — Pak Asum telah berjualan di Stasiun Gondangdia selama 37 tahun.

Usahanya dimulai sejak ia masih remaja dan membantu keluarga.

Dilansir dari Liputan6 — ia berhenti sekolah di kelas 5 SD dan mulai bekerja sekitar usia 15 tahun.

Dulu es goyang dijual dengan harga sangat murah, namun kini harganya naik jauh.

Menurut Liputan6 — harga es goyang yang dulu Rp10–25 kini berkisar sekitar Rp5.000 per porsi.

Semangatnya tidak pudar meski zaman berubah dan banyak pedagang baru bermunculan.

Dulu ia bisa menjual ratusan porsi setiap hari dan sangat laris.

Menurut Liputan6 — dulu penjualan bisa mencapai 200–300 porsi per hari namun kini bisa turun sampai 80 porsi atau bahkan hanya 5 pada hari sepi.

Rutinitas paginya dimulai sangat pagi agar dagangan siap saat stasiun ramai.

Liputan6 mencatat bahwa ia biasanya mulai bekerja sejak pukul 03.00 pagi untuk menyiapkan bahan.

Es goyang yang dijualnya penuh dengan bahan tradisional seperti santan, alpukat, dan nangka.

Rasa es goyang yang manis dan segar membuat banyak penumpang rindu ingin kembali membeli.

Meski penghasilan berfluktuasi, Pak Asum tetap setia menjajakan dagangannya setiap hari.

Cerita hidupnya mengingatkan kita pada kerja keras dan ketekunan generasi lama.

Beberapa penumpang bahkan mengenang kehadirannya sebagai bagian dari pengalaman naik kereta.

Kisahnya menyentuh karena menggambarkan kehidupan sederhana yang penuh dedikasi.

Masyarakat berharap ada perhatian lebih untuk pedagang kaki lima seperti Pak Asum agar usaha mereka bertahan.

Jika Anda lewat Stasiun Gondangdia, jangan malu untuk mencicipi es goyang legendaris ini.

Cerita sederhana ini menunjukkan bagaimana makanan tradisional tetap punya tempat di hati masyarakat kota.

(m)

Editor : ALengkong
#KisahHidup #StasiunGondangdia #HumanInterest #PedagangKakiLima #KulinerJakarta #EsGoyang