JAGOSATU,COM - Korban banjir bandang di Korea Selatan terus bertambah. Menurut The Korea Times, empat mayat baru telah ditemukan, sehingga total korban tewas dan hilang mencapai 49 orang.
Pada Senin (17/7), empat mayat ditemukan di bawah tanah yang telah terendam banjir selama beberapa hari. Seorang pejabat mengonfirmasi bahwa salah satu dari empat mayat tersebut adalah pengemudi bus yang tenggelam.
Sebelumnya, tim penyelamat juga menemukan lima orang tewas di dalam bus. Evakuasi mereka terkendala karena air yang tinggi dan tercemar lumpur.
Data nasional mencatat bahwa saat ini sekitar 10.570 orang telah mengungsi karena banjir yang merendam rumah mereka. Selain itu, ratusan fasilitas umum juga terdampak.
Dampak banjir termasuk kerusakan pada 628 fasilitas umum dan 317 properti pribadi, termasuk 146 jalan yang roboh atau terhanyut, serta 139 rumah yang terendam banjir, seperti yang dilaporkan The Korea Times pada Selasa (18/7).
Banjir ini juga menyebabkan ribuan rumah kehilangan pasokan listrik. Data menunjukkan bahwa sebanyak 28.607 rumah saat ini belum mendapatkan aliran listrik.
Lebih lanjut, Markas Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Korea Selatan melaporkan bahwa dalam waktu sejak 9 Juli, curah hujan mencapai lebih dari 500 milimeter di daerah tengah dan selatan.(jpg)
Editor : Alfianne Lumantow