Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Tantangan Baru bagi Keamanan Global, Korea Utara Memperlihatkan Kemampuan Rudal Hwasong

Alfianne Lumantow • 2023-07-28 11:10:42

 

Peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-18 di lokasi yang dirahasiakan dalam foto yang dirilis Kantor Berita Korea Utara KCNA (14/4/2023).
Peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-18 di lokasi yang dirahasiakan dalam foto yang dirilis Kantor Berita Korea Utara KCNA (14/4/2023).

JAGOSATU.com - Korea Utara menggelar parade militer malam hari di Pyongyang untuk merayakan 70 tahun gencatan senjata yang mengakhiri Perang Korea 1950-1953. Dalam parade tersebut, negara tersebut memamerkan rudal antarbenua atau Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) Hwasong-17, serta ICBM berbahan bakar padat Hwasong-18.

Acara ini dihadiri oleh Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yang terlihat mengamati parade militer di Kim Il Sung Square pada Kamis malam.

Selain memamerkan rudal, media pemerintah Korea Utara pada Jumat juga melaporkan bahwa negara tersebut turut memperlihatkan kendaraan udara tak berawak.

Parade militer ini juga menarik perhatian para pejabat senior dari China dan Rusia yang turut hadir sebagai tamu spesial.

Perang Korea berakhir dengan Kesepakatan Gencatan Senjata pada tanggal 27 Juli 1953. Korea Utara mengklaim kemenangan dalam pertempuran tersebut, yang mereka sebut sebagai Perang Besar Pembebasan Tanah Air.

Negara tersebut memperingati tanggal penandatanganan gencatan senjata sebagai Hari Kemenangan.

Dalam acara parade militer ini, rezim Korea Utara menunjukkan kemampuan militernya dengan memamerkan senjata baru yang menggunakan teknologi tinggi.

Parade ini merupakan yang kedua dalam waktu sekitar lima bulan, dan diadakan setelah situasi tegang akibat uji coba rudal Pyongyang. (Antara)

Editor : Alfianne Lumantow
#Korea Utara #Kim Jong-un #Hwasong 18 #China