JAGOSATU.COM - Kanada belum dapat menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab dalam serangan terhadap rumah sakit di Gaza, seperti yang disampaikan oleh Perdana Menteri Justin Trudeau pada Jumat (20/10).
Presiden Amerika Serikat Joe Biden sebelumnya mengatakan bahwa ada pihak lain dari organisasi Palestina lain yang bertanggung jawab atas serangan di rumah sakit Gaza. Berbeda dengan Biden, Trudeau menyimpulkan bahwa belum ada bukti yang kuat untuk memastikan kebenaran tersebut.
"Kami bekerja sama dengan para sekutu untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi," kata Trudeau saat konferensi pers di Ottawa bersama para pemimpin Karibia yang sedang menghadiri pertemuan KTT kawasan itu.
Israel dan Hamas saling tuding atas ledakan di rumah sakit di Gaza pada 17 Oktober yang menewaskan sekitar 300-500 orang. Trudeau menyatakan bahwa mereka sudah melihat sejumlah bukti awal, tetapi akan terus bekerja sama dengan sekutu-sekutunya secepat mungkin sebelum mencapai kesimpulan yang tegas dan final.
Trudeau juga mengungkapkan kepedulian terhadap komunitas Kanada yang kehilangan teman dan keluarga mereka dalam ledakan tersebut, dan dia ingin memastikan dengan hati-hati siapa yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
Selain itu, Asosiasi Kebudayaan Palestina di Kanada mengatakan bahwa sejumlah warga Edmonton di Provinsi Alberta kehilangan puluhan keluarga akibat bencana tersebut.
Hamas mengklaim bahwa kehancuran di rumah sakit di Gaza terjadi karena serangan udara Israel, sementara Israel menuding roket yang diluncurkan oleh Jihad Islam sebagai penyebabnya.
Kanada tidak sendirian dalam ketidakwajibannya untuk menyebutkan pihak mana yang melancarkan serangan tersebut. Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak juga menyatakan bahwa mereka tidak akan terburu-buru mengambil keputusan, dan seperti Kanada, Inggris juga sedang bekerja sama dengan sekutu-sekutunya untuk mengungkap kebenaran. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey